Bansos PKH-BPNT 2026 Tahap 1 Mulai Disalurkan, Cek Penerima Online Sebelum Ramadhan!
HAIJAKARTA.ID- Pemerintah menyalurkan Bansos PKH-BPNT 2026 tahap 1 sebelum Ramadhan, bagaimana cara ceknya?
Bantuan ini ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang telah terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penyaluran bansos PKH dan BPNT menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Masyarakat yang terdata kini dapat mengecek status penerima bansos secara mandiri dan online hanya dengan menggunakan data pada KTP.
Saat ini, sistem pengecekan bansos telah terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Kementerian Sosial sebagai basis utama penentuan penerima bantuan sosial nasional.
Cara Cek Penerima Bansos PKH–BPNT 2026 Tahap 1
Untuk mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bansos PKH atau BPNT tahap 1 tahun 2026, masyarakat dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
- Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai alamat KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Isi kode captcha yang muncul pada layar.
- Klik tombol “Cari Data”.
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan informasi jenis bantuan yang diterima, status kepesertaan, serta periode pencairan bansos.
Jadwal Pencairan PKH–BPNT Tahap 1 Tahun 2026
Mengacu pada pola penyaluran tahunan, pencairan bansos PKH dan BPNT dilakukan dalam empat tahap sepanjang 2026, dengan rincian sebagai berikut:
- Tahap 1: Januari – Maret
- Tahap 2: April – Juni
- Tahap 3: Juli – September
- Tahap 4: Oktober – Desember
Untuk tahap pertama, pencairan diperkirakan berlangsung sejak Januari hingga Maret 2026.
Sejumlah daerah bahkan mengindikasikan percepatan penyaluran agar bantuan dapat dimanfaatkan sebelum Ramadan.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui rekening bank Himbara, yakni Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, dan Bank Syariah Indonesia, serta melalui PT Pos Indonesia bagi wilayah tertentu.
Besaran Bantuan PKH 2026 Berdasarkan Komponen
Besaran bansos PKH tahun 2026 disesuaikan dengan komponen dalam keluarga penerima, dengan nominal per tahap sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp600.000
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Setiap KPM maksimal menerima bantuan dari empat komponen, meskipun memiliki lebih dari satu kategori.
Nominal BPNT 2026
Sementara itu, bantuan BPNT diberikan dengan ketentuan:
- Rp200.000 per bulan
- Rp600.000 per tahap
- Rp2.400.000 per tahun
Dana BPNT digunakan untuk membeli kebutuhan pangan pokok melalui e-warong atau mitra resmi yang ditunjuk pemerintah.
Bank Penyalur yang Berpotensi Cair Lebih Awal
Berdasarkan pantauan sistem dan informasi yang beredar, dua bank penyalur, yakni BNI dan BSI, terindikasi telah memasuki tahap lanjutan verifikasi pencairan BPNT tahap 1.
Hal ini membuka peluang KPM dengan Kartu KKS dari kedua bank tersebut menerima bantuan lebih awal dibanding wilayah lain.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa waktu pencairan dapat berbeda di setiap daerah, tergantung kesiapan administrasi dan proses distribusi masing-masing wilayah.
