Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Cara cek bansos PKH dan BPNT mei 2026 pakai NIK KTP, begini langkah mudahnya!

Memasuki pertengahan Mei, masyarakat mulai ramai mencari informasi terkait status penerimaan bansos tersebut, termasuk cara mengeceknya secara online menggunakan telepon genggam.

Pengecekan bansos kini dapat dilakukan dengan mudah melalui layanan resmi Kemensos tanpa harus datang ke kantor pemerintahan.

Masyarakat hanya perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Cara Cek Status Penerima Bansos BPNT dan PKH 2026

Kemensos menyediakan layanan digital melalui situs resmi pengecekan bansos. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan masyarakat:

  • Buka laman resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id
  • Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP
  • Ketik kode captcha yang muncul pada layar
  • Jika captcha kurang jelas, klik tombol refresh untuk mendapatkan kode baru
  • Tekan tombol “Cari Data”
  • Sistem akan menampilkan informasi status penerima bansos

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengetahui apakah namanya terdaftar sebagai penerima manfaat PKH maupun BPNT pada tahap penyaluran April–Juni 2026.

Data Penerima Kini Mengacu DTSEN

Kemensos menjelaskan bahwa penyaluran bansos saat ini menggunakan basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sistem ini menjadi acuan pemerintah dalam menentukan kelayakan penerima bantuan sosial di seluruh Indonesia.

Dalam DTSEN, masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 kategori kesejahteraan atau desil. Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai indikator sosial dan ekonomi, seperti:

  • Kondisi tempat tinggal
  • Tingkat pendidikan keluarga
  • Jenis pekerjaan
  • Kepemilikan aset
  • Kapasitas listrik rumah tangga
  • Pengeluaran dan kondisi ekonomi lainnya

Kelompok desil 1 merupakan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah atau 10 persen terbawah. Sementara desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Kelompok Prioritas Penerima Bansos

Pemerintah memprioritaskan masyarakat pada desil 1 hingga desil 4 sebagai penerima bantuan PKH dan BPNT. Kelompok tersebut dianggap paling membutuhkan dukungan sosial dari negara.

Sementara itu, masyarakat pada kategori desil 5 masih berpeluang mendapatkan bantuan dalam bentuk lain, salah satunya Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Kebijakan ini dilakukan agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan sesuai kondisi ekonomi masyarakat terkini.

BPNT dan PKH Masih Jadi Andalan Bantuan Sosial

Program BPNT dan PKH menjadi dua bantuan sosial utama pemerintah yang terus disalurkan setiap tahun untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah.

BPNT diberikan untuk membantu kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat, sedangkan PKH difokuskan pada peningkatan kesejahteraan keluarga melalui dukungan pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial bagi ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas.

Pemerintah berharap penyaluran bansos tahap April–Juni 2026 dapat membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan ekonomi yang terus meningkat.