sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Cara Daftar PPPK BGN 2026 menjadi topik yang banyak diburu masyarakat seiring rencana pemerintah membuka rekrutmen besar-besaran di Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperkuat program pemenuhan gizi nasional pada 2026.

Skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ini diproyeksikan menyerap ribuan tenaga profesional, terutama di bidang kesehatan, gizi, dan teknis pendukung program pangan, dengan penempatan di berbagai daerah prioritas.

Cara Daftar PPPK BGN 2026 Lewat Portal SSCASN

Proses seleksi dilakukan secara daring melalui portal resmi milik Badan Kepegawaian Negara. Berikut tahapan pendaftaran yang perlu diperhatikan calon pelamar:

  • Mengakses situs resmi SSCASN
  • Membuat akun menggunakan NIK dan email aktif
  • Login ke dashboard pendaftaran
  • Memilih formasi PPPK BGN sesuai latar belakang pendidikan
  • Mengisi data diri secara lengkap dan benar
  • Mengunggah dokumen persyaratan
  • Mengirim dan mengunci pendaftaran

Tips agar lolos seleksi administrasi:

  • Pastikan data identitas sesuai KTP dan ijazah
  • Gunakan hasil scan dokumen yang jelas dan terbaca
  • Cek ulang seluruh isian sebelum dikirim
  • Hindari penggunaan email sementara

Tahapan Seleksi PPPK yang Harus Dilalui

Seleksi dilakukan secara bertahap dan terintegrasi, peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian berikut:

  • Seleksi administrasi: verifikasi dokumen oleh panitia
  • Tes kompetensi: menggunakan sistem CAT BKN
  • Pengumuman hasil: disampaikan secara online
  • Pemberkasan: pengunggahan dokumen lanjutan
  • Penetapan NIP: pengesahan sebagai PPPK

Peserta yang tidak lolos tahap administrasi tidak dapat melanjutkan ke tes kompetensi.

Syarat Umum Mengikuti Seleksi PPPK BGN

Pelamar wajib memenuhi ketentuan umum yang berlaku secara nasional, meliputi:

  • Warga Negara Indonesia
  • Usia minimal 20 tahun
  • Tidak pernah dipidana
  • Tidak pernah diberhentikan tidak hormat
  • Sehat jasmani dan rohani

Dokumen Wajib yang Perlu Disiapkan

Beberapa dokumen yang harus disiapkan sebelum mendaftar antara lain:

  • KTP dan Kartu Keluarga
  • Ijazah dan transkrip nilai
  • Pas foto terbaru
  • Surat lamaran
  • Surat pernyataan
  • Sertifikat pendukung sesuai formasi

Format dokumen wajib yang diunggah:

  • KTP: JPG/PDF
  • Ijazah: PDF
  • Transkip: PDF
  • Pas Foto: JPG
  • Surat Lamaran: PDF

Seluruh dokumen wajib diunggah sesuai format dan ukuran yang ditentukan sistem SSCASN.

Formasi dan Sebaran Kebutuhan Daerah

Kebutuhan pegawai PPPK BGN disesuaikan dengan fokus program nasional dan kondisi daerah. Penempatan diprioritaskan di wilayah dengan angka stunting tinggi, perkiraan formasi yang dibuka:

  • Nutrisionis
  • Ahli gizi
  • Penyuluh kesehatan masyarakat
  • Analis data gizi
  • Tenaga administrasi kesehatan
  • Petugas lapangan program pangan

Distribusi formasi akan mencakup diberbagai wilayah:

  • Jawa: Monitoring gizi dan data
  • Sumatra: Penyuluhan pangan
  • Kalimantan: Program gizi ibu dan anak
  • Sulawesi: Pengendalian stunting
  • Papua: Distribusi makanan berizi

Kualifikasi Pendidikan Sesuai Jabatan

Setiap formasi memiliki syarat pendidikan berbeda disesuaikan dengan tugas teknis yang akan jijalankan di lapangan maupun dikantor pusat, di antaranya:

  • Nutrisionis: S1 Gizi
  • Penyuluh kesehatan: S1 Kesehatan Masyarakat
  • Analis data: S1 Statistika atau Informatika
  • Administrasi: D3 Administrasi
  • Petugas lapangan: D3 Kesehatan

Beberapa posisi juga mensyaratkan:

  • Sertifikat kompetensi
  • STR aktif bagi tenaga kesehatan
  • Pengalaman kerja minimal satu tahun

Prediksi Jadwal Pendaftaran PPPK BGN 2026 Terbaru

Hingga awal 2026, pemerintah belum merilis jadwal resmi seleksi PPPK BGN.

Namun, jika mengacu pada pola rekrutmen tahun-tahun sebelumnya, proses seleksi diperkirakan dimulai pada pertengahan tahun, prediksi tahapan seleksi:

  • Pengumuman formasi: Mei–Juni 2026
  • Pendaftaran SSCASN: Juni–Juli 2026
  • Seleksi administrasi: Juli 2026
  • Tes kompetensi: Agustus 2026
  • Pengumuman hasil: September 2026
  • Penetapan NIP: Oktober 2026

Calon pelamar disarankan rutin memantau situs resmi SSCASN dan kanal informasi Badan Gizi Nasional agar tidak tertinggal pengumuman penting.