sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Wacana cara war tiket haji yang tengah dikaji pemerintah menjadi perbincangan hangat di tengah panjangnya antrean ibadah haji di Indonesia.

Skema ini dinilai bisa menjadi solusi alternatif untuk mempercepat keberangkatan jemaah tanpa harus menunggu bertahun-tahun.

Kementerian Haji dan Umrah RI saat ini masih menggodok konsep tersebut agar bisa diterapkan secara adil tanpa merugikan calon jemaah yang sudah masuk daftar tunggu.

Apa Itu War Tiket Haji?

Konsep cara war tiket haji merupakan sistem pendaftaran langsung yang memungkinkan calon jemaah berangkat di tahun yang sama tanpa antre panjang.

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menjelaskan bahwa skema ini masih berupa wacana.

“Semacam war tiket. Apakah perlu kita memikirkan hal seperti itu lagi? Tentu ini bukan hal yang gampang diputuskan, tapi sebagai sebuah wacana, tentu sah-sah saja untuk dipikirkan,” ujarnya.

Prediksi Cara War Tiket Haji

Dalam skema cara war tiket haji, pemerintah akan membuka pendaftaran secara terbuka setelah kuota dan biaya haji ditetapkan.

Adapun mekanismenya diperkirakan sebagai berikut:

Pengumuman kuota dan biaya haji

Pemerintah menetapkan jumlah kuota dari Arab Saudi serta biaya haji tahun berjalan.

Pembukaan pendaftaran di tanggal tertentu

Sistem dibuka secara online atau offline dalam waktu yang telah ditentukan.

Siapa cepat dia dapat

Calon jemaah yang siap secara finansial dan fisik bisa langsung mendaftar.

Berangkat di tahun yang sama

Jemaah yang berhasil mendapatkan slot langsung berangkat tanpa antre panjang.

Tujuan Cara War Tiket Haji

Skema cara war tiket haji diharapkan mampu mengatasi masalah antrean yang saat ini mencapai jutaan orang.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa sistem ini mengacu pada kuota yang diberikan pemerintah Arab Saudi.

“Makanya kan tadi malam misalnya Pak Menteri, kita sedang berpikir bagaimana supaya gak ngantri itu kayak model war tiket. Jadi kita dikasih kuota oleh Saudi Arabia 200 ribu, nah kemudian itu kita tetapkan harganya berapa, kemudian nanti gak perlu ngantre,” jelasnya.

Meski ramai dibahas, cara war tiket haji masih dalam tahap kajian mendalam. Pemerintah perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap jutaan calon jemaah yang sudah mengantre.

“Jadi wacana ini sedang kita godok agar keinginan dan perintah presiden supaya haji tidak ngantri itu bisa kita wujudkan. Nah ini kami akan terus godok,” kata Dahnil.

Saat ini, jumlah daftar tunggu haji di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 5,7 juta orang, sehingga kebijakan ini harus dirancang secara hati-hati.