Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Kebakaran Kantor Kemendagri di Jakarta Selatan terjadi pada Senin (20/4/2026) siang di Gedung D Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa.

Insiden tersebut tidak hanya merusak bagian gedung perkantoran, tetapi juga berdampak pada tiga rumah warga di sekitarnya.

Dampak Kebakaran Kantor Kemendagri di Jakarta Selatan

Salah satu warga terdampak, Sahri (42), mengungkapkan bahwa kebakaran bermula dari bau mencurigakan yang tercium dari area gudang barang bekas di dalam kompleks kantor.

Ia awalnya mengira bau tersebut berasal dari ban yang dibakar.

“Saya teriak sekeras-kerasnya, ada yang melihat dari jendela. Saya bilang, ‘Siapa yang bakar ban itu? Tolong dimatikan!’ lalu dia menjawab, ‘Bukan, Pak, ini kebakaran!’ saat itu saya langsung panik,” ujarnya saat ditemui di rumahnya.

Insiden Kebakaran Kantor Kemendagri di Jakarta Selatan semakin membesar ketika api merambat ke tembok pembatas yang berbatasan langsung dengan rumah Sahri.

Dinding dan atap rumahnya pun ikut terbakar.

Sahri langsung berupaya menyelamatkan barang berharga, termasuk memindahkan mobilnya ke lokasi yang lebih aman.

Meski demikian, beberapa bagian rumah tetap mengalami kerusakan.

Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi angin kencang saat itu memperparah situasi.

Api sempat berbalik arah dan kembali membakar gedung perkantoran.

Selain kerusakan bangunan, kabel listrik di rumah Sahri juga ikut terbakar.

Ia bersama keluarga segera keluar rumah untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Tidak Ada Korban Jiwa

Dalam peristiwa Kebakaran Kantor Kemendagri di Jakarta Selatan ini, tidak ada korban jiwa.

Namun, sejumlah pegawai dilaporkan mengalami luka ringan dan sesak napas akibat paparan asap.

Sahri mengaku bersyukur seluruh anggota keluarganya selamat, meski harus kehilangan tiga burung peliharaannya.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, semua selamat. Hanya burung saya saja yang tiga ekor mati. Ini menunjukkan betapa panas dan pekatnya asap saat kejadian,” tuturnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.52 WIB oleh petugas pemadam kebakaran yang mengerahkan 72 personel dan 18 unit kendaraan.

Penanganan cepat tersebut dinilai berhasil mencegah api meluas ke area permukiman lainnya.

Sebelumnya, asap tebal masih terlihat keluar dari celah-celah tembok gedung saat proses pemadaman berlangsung.

Sejumlah pegawai terlihat berkumpul di halaman, sementara beberapa lainnya mendapatkan perawatan medis.

Kasatgas BPBD Jakarta Selatan, Kendar, menyebut kejadian tersebut baru saja terjadi saat dikonfirmasi.

“Kejadiannya masih baru,” ujarnya singkat.

Pasca kejadian Kebakaran Kantor Kemendagri di Jakarta Selatan, Sahri berharap adanya evaluasi terhadap keberadaan gudang barang bekas di dalam kompleks perkantoran tersebut.

Ia menilai lokasi penyimpanan tersebut berpotensi menimbulkan risiko kebakaran jika tidak dikelola dengan baik.

“Itu yang saya harapkan kepada pihak terkait, khususnya Dirjen Pemdes, agar gudang di sini dikaji ulang. Lokasinya tidak terlihat jelas, jadi perlu evaluasi,” ungkapnya.