sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Penyanyi Denada Tambunan kembali menjadi sorotan publik setelah Denada unggah foto sang ibu, mendiang Emilia Contessa, melalui akun Instagram pribadinya, @denadaindonesia.

Unggahan tersebut memperlihatkan potret hitam putih yang penuh emosi, menampilkan Denada tersenyum di samping sang ibunda yang tengah merangkul dan mencium keningnya.

Dalam keterangan foto tersebut, Denada menyampaikan rasa rindu mendalam sekaligus permohonan doa.

“Hi Ma, I miss you. Doain Dena ya Ma,” tulis Denada dalam unggahannya, Sabtu (10/1/2026).

Unggahan Denada unggah foto sang ibu itu langsung menyita perhatian warganet, terlebih karena dibagikan di tengah persoalan hukum yang sedang dihadapinya.

Denada Unggah Foto Sang Ibu

SnapInsta.to 610776614 18547573045030974 5526037733870740784 n

Emilia Contessa diketahui meninggal dunia pada 27 Januari 2025 di Banyuwangi.

Almarhumah disebut mengalami gagal jantung sebelum mengembuskan napas terakhir.

Momen tersebut menjadi semakin emosional karena diunggah bertepatan dengan proses hukum yang tengah berjalan di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi.

Denada saat ini menghadapi gugatan perdata yang dilayangkan seorang pemuda berusia 24 tahun bernama Ressa Rizky Rossano.

Gugatan Hukum yang Dihadapi Denada

Kasus ini bermula ketika Ressa Rizky Rossano menggugat Denada atas dugaan penelantaran anak. Ressa mengklaim dirinya merupakan anak kandung Denada yang tidak pernah diakui selama puluhan tahun.

Kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, sebelumnya menjelaskan bahwa kliennya meyakini dirinya adalah darah daging Denada yang dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi saat masih bayi.

Meski demikian, Denada hingga kini belum memberikan pernyataan terbuka terkait pokok gugatan tersebut.

Unggahan Denada unggah foto sang ibu justru dinilai sebagian pihak sebagai luapan emosi dan kerinduan di tengah tekanan yang dihadapinya.

Reaksi Netizen

Unggahan tersebut memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian netizen menyampaikan empati dan doa, sementara lainnya menyoroti isi pesan yang ditulis Denada.

“Sepertinya yang diberitakan benar, sebab yang terkena ujian biasanya pasti langsung ingat orang tua yang telah tiada,” tulis akun @nisa*****

“Setahu saya, yang sudah meninggal tidak bisa mendoakan yang masih hidup.Tidak terbalik. Orang yang masih hidup harus mendoakan yg meninggal,” tulis akun @fitriyah*****.

“Justru yg harus mendoakan alm ibunda itu mb Denada, percaya lah doakan yg terbaik untuk alm ibunda, alfatihah dan semua pasti ada jalan terang,” tulis @agungwydhi******.

Unggahan Denada unggah foto sang ibu ini pun menjadi ruang diskusi publik, baik soal makna doa, kerinduan terhadap orang tua yang telah tiada, maupun kondisi psikologis seseorang saat menghadapi ujian hidup.