sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Video pengunduran diri seorang anggota kepolisian, Aipda Vicky Aristo Katiandagho viral di media sosial. Keputusan tersebut diduga berkaitan dengan mutasi dirinya dari Polres Minahasa ke Polres Kepulauan Talaud yang menuai tanda tanya.

Aipda Vicky Katiabdagho mengungkapkan bahwa sebelum dimutasi, dirinya menjabat sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Khusus Sat Reskrim Polres Minahasa yang menangani perkara korupsi.

“Namun, tanggal 9 Oktober 2024, saya dimutasikan ke Polres Kepulauan Talaud,” kata Aipda Vicky Kamis, (2/4/2026).

Vicky menjelaskan, saat itu beredar anggapan bahwa mutasinya merupakan bentuk penyegaran. Namun, ia menilai ada persepsi bahwa dirinya melakukan pelanggaran.

“Pada intinya mereka menganggap saya membuat atau melakukan suatu pelanggaran sehingga saya dimutasikan ke Polres Kepulauan Talaud,” ucapnya.

Alasan Mutasi Dipertanyakan

Meski demikian, Vicky menegaskan bahwa mutasi merupakan hal biasa di tubuh Polri dan sebagai anggota Bhayangkara dirinya siap menjalankan pemerintah.

“Maka karena saya sebagai insan Bhayangkara, saya insan Bhayangkara. Jadi sebagai Bhayangkara, saya siap melaksanakan perintah pimpinan. Namun sebagai insan, saya punya hak untuk mempertanyakan segala hal yang menurut saya patut dipertanyakan,” katanya.

Ia juga mengaku telah mengirim surat kepada Kapolri untuk meminta peninjauan ulang terkait mutasi tersebut.  Dalam surat itu, Vicky menyampaikan sejumlah alasan, di antaranya dirinya bukan putra daerah Talaud.

“Hal-hal yang saya maksud yaitu pertama saya bukan orang Talaud, bukan putra daerah, jadi prinsip local boy for local job itu tidak bisa diberlakukan untuk saya,” katanya.

Kemudian, kata Vicky, dia tidak pernah minta dimutasikan ke Talaud, tidak pernah mendapat rekomendasi dari Kapolres Minahasa untuk dimutasikan ke Talaud, dan Kapolres Kepulauan Talaud tidak pernah memintanya untuk membantu tugas-tugas di Polres Kepulauan Talaud.

“Kemudian saya berpangkat Aipda, jadi golongan Bintara, bukan Perwira, yang tentu berbeda sistem penempatan mutasi jabatannya antara perwira dengan Bintara,” ucapnya.

Vicky juga menyoroti statusnya sebagai anggota Sentra Gakumdu yang menurutnya tidak bisa dimutasikan menjelang Pilkada, kecuali dalam kondisi tertentu.

“Berdasarkan penyampaian Kabareskrim seingat saya, malah ada surat telegramnya bahwa anggota Gakumdu dalam menghadapi Pilkada 2024 tidak bisa dimutasikan, terkecuali promosi atau demosi,” tuturnya.

Ia menegaskan selama bertugas sejak 2004-2005, dirinya tidak pernah melakukan pelanggaran disiplin maupun tindak pidana.

Terkait Penanganan Kasus Korupsi

Selain itu, Vicky mengaku tengah menangani kasus dugaan korupsi yang menjadi perhatian publik di Kabupaten Minahasa.

“Nah kemudian yang terakhir, saya sedang menangani kasus, menangani perkara yang mengundang atensi publik yaitu perkara korupsi yang terjadi di Kabupaten Minahasa yang melibatkan orang-orang penting di Kabupaten Minahasa,” katanya.

“Nah jadi inti surat saya ke Pak Kapolri adalah meninjau kembali mutasi saya dari Polres Minahasa ke Polres Kepulauan Talaud kemudian memohon untuk dapat saya melanjutkan. penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tas ramah lingkungan yang penyelidikannya sudah saya mulai sejak tahun 2021,” tambahnya.

Namun, ia menyebut surat tersebut tidak mendapat respons.

“Tidak ada balasan, mungkin tidak sampai ke Kapolri,” tutupnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan belum memberikan respons saat dimintai konfirmasi terkait video viral tersebut.

Reaksi Warganet

Viralnya video pengunduran diri Aipda Vicky memicu beragam respons dari warganet. Sebagian menilai keputusan tersebut bukan semata karena kekecewaan, melainkan ada faktor lain yang lebih besar.

“Beliau tidak mundur karena kecewa. Beliau mundur demi melindungi keluarganya.” tulis akun @retro.pol***

Selain itu, banyak warganet yang memberikan dukungan dan doa untuk masa depan Vicky setelah keluar dari institusi kepolisian.

“1000000000 pintu rejeki Tuhan siapkan buat Bapak” @imaza***

Tak sedikit pula yang berharap Vicky mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di luar institusi.

“Siapapun tolong hire bapak ini dikantor terbaik ber AC dan gaji 2 digit please” tulis @fayzafa***