sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Sebuah mobil pengangkut program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami kecelakaan tunggal hingga menabrak rumah warga di Desa Sundoluhur, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati.

Polisi mengungkap insiden tersebut terjadi setelah sandal yang dikenakan sopir tersangkut pada pedal gas saat hendak memarkirkan kendaraan.

Kapolsek Kayen AKP Parsa mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu, (3/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Mobil operasinal milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 133 Desa Sundohulur tiba-tiba melaju dan menghantam bagian depan rumah warga.

“Pengemudi bermaksud memarkirkan kendaraan, namun sandal yang dipakainya tersangkut pada pedal gas. Akibatnya mobil terus melaju dan menabrak bagian depan rumah warga,” kata Parsa dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

Mobil MBG Tabrak Rumah Warga di Pati

Mobil tersebut dikemudikan oleh IT (31), warga Desa Galuk, Kecamatan Kadungtuban, Kabupaten Blora. Berdasarkan hasil pemeriksaan, sopir dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka setelah kejadian.

“Saat kejadian, sopir diketahui dalam kondisi sehat dan tidak menglam luka,” jelasnya

Saat kecelakaan terjadi, rumah yang ditabrak diketahui milik Kasmini (60) yang sedang berada di luar kota. Rumah tersebut saat itu ditempati oleh pamannya, Saliman (91), yang berada di lokasi ketika insiden berlangsung.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Rumah dan Perabotan Rusak

Akibat benturan keras, bagian depan rumah mengalami kerusakan cukup parah. Pintu rumah rusak dan sejumlah perabotan yang berada di dalam bangunan turut terdampak.

Polisi memperkirakan kerugian materi akibat kecelakaan tersebut mencapai sekitar Rp10 juta.

“Tidak ada penghuni rumah yang menjadi korban dalam kejadian tersebut, kerugian materiil akibat insiden tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta,” ujar Parsa.

Peristiwa ini sempat viral setelah video dan foto kondisi rumah yang rusak beredar di media sosial. Dalam unggahan tersebut terlihat mobil pengangkut MBG masuk hingga ke bagian depan rumah warga.

Tembok rumah tampak jebol akibat dihantam kendaraan, sementara sejumlah perabotan di dalam rumah juga mengalami kerusakan.

Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Polisi menyebut persoalan tersebut telah diselesaikan melalui musyawarah antara pihak pemilik rumah dan pihak SPPG selaku pengelola kendaraan.

Kedua belah pihak sepakat menempuh jalur kekeluargaan, termasuk terkait penggantian kerugian akibat kerusakan yang ditimbulkan.

“Permasalahan ini telah dimusyawarahkan oleh kedua belah pihak. Pemilik rumah dan pihak SPPG sepakat menyelesaikan kejadian tersebut secara kekeluargaan, termasuk terkait ganti rugi atas kerusakan yang ditimbulkan,” jelas Parsa.

Meski menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Polisi mengimbau para pengendara untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dan perlengkapan berkendara aman, termasuk saat melakukan manuver parkir.