Gedung Graha Merah Putih Telkom Dikabarkan Jadi Kantor Baru BGN, Ratusan Karyawan Bakal Direlokasi!
HAIJAKARTA.ID- Gedung Graha Merah Putih (GMP) milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, tengah menjadi perhatian publik.
Gedung yang selama ini menjadi bagian dari kawasan The Telkom Hub tersebut dikabarkan akan digunakan sebagai kantor baru Badan Gizi Nasional (BGN).
Informasi mengenai rencana tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial.
Berdasarkan informasi yang beredar, BGN disebut akan menggunakan sekitar 14 lantai di Gedung Graha Merah Putih yang berlokasi di Jalan Jenderal Gatot Subroto Kavling 52, Jakarta Selatan.
Kabar tersebut juga menyebutkan bahwa ratusan pegawai Telkom yang selama ini bekerja di gedung tersebut akan dipindahkan. Jumlah karyawan yang disebut terdampak relokasi mencapai sekitar 500 orang.
Namun, hingga kini detail mengenai rencana penggunaan gedung tersebut oleh BGN belum sepenuhnya disampaikan secara resmi kepada publik.
Telkom Benarkan Informasi yang Beredar
Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, membenarkan bahwa pihaknya menerima informasi mengenai rencana Gedung Graha Merah Putih digunakan oleh BGN.
Saat dikonfirmasi pada 2 September 2026, Veranita menyampaikan bahwa informasi yang diterimanya memang demikian. Meski begitu, Telkom masih menyiapkan keterangan resmi terkait rencana tersebut.
Sementara itu, pemberitaan Katadata menyebut Gedung Graha Merah Putih merupakan salah satu aset properti Telkom yang pengelolaannya berada di bawah PT Telkom Landmark Tower (TLT). Telkom juga sedang menjalankan program optimalisasi aset properti di lingkungan TelkomGroup.
Direktur Utama PT Telkom Landmark Tower, Suratman, menjelaskan bahwa optimalisasi aset tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk melakukan konsolidasi serta meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang kerja.
Dengan demikian, isu mengenai perpindahan fungsi Gedung Graha Merah Putih tidak hanya berkaitan dengan rencana penggunaan gedung oleh BGN, tetapi juga dengan strategi Telkom dalam menata dan mengoptimalkan aset propertinya.
Gedung Strategis di Kawasan Telkom Hub
Graha Merah Putih merupakan salah satu gedung yang berada di kompleks The Telkom Hub, kawasan perkantoran Telkom di Jalan Gatot Subroto.
Lokasinya tergolong strategis karena berada di salah satu kawasan bisnis utama Jakarta. Di sekitar Gedung Graha Merah Putih juga terdapat sejumlah fasilitas dan bangunan yang menjadi bagian dari ekosistem TelkomGroup.
Karena itu, munculnya kabar bahwa gedung tersebut akan digunakan sebagai kantor BGN turut memunculkan berbagai reaksi dari masyarakat, terutama di media sosial.
Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan alasan pemilihan gedung tersebut sebagai kantor BGN.
Ada pula yang menyoroti fasilitas yang selama ini tersedia di kawasan tersebut serta kemungkinan dampaknya terhadap aktivitas pegawai Telkom.
Ratusan Pegawai Disebut Akan Dipindahkan
Salah satu informasi yang paling banyak menjadi perhatian adalah kabar mengenai relokasi sekitar 500 karyawan Telkom yang selama ini bekerja di Gedung Graha Merah Putih.
Namun, angka tersebut sebaiknya masih dipahami sebagai informasi yang beredar, bukan sebagai keputusan final yang telah dijelaskan secara rinci oleh Telkom.
Pemberitaan lain juga menyebut bahwa gedung tersebut ditargetkan untuk dikosongkan paling lambat pada 30 September 2026.
Sementara itu, BGN disebut belum memberikan keterangan resmi terkait rencana tersebut.
Telkom sendiri menyatakan bahwa optimalisasi aset dilakukan secara bertahap dan terukur.
Perusahaan juga menyampaikan bahwa operasional serta aktivitas karyawan dan tenant menjadi bagian yang diperhatikan dalam proses penataan tersebut.
Fasilitas Gedung Jadi Sorotan Warganet
Selain soal relokasi karyawan, fasilitas yang terdapat di kawasan Graha Merah Putih turut menjadi bahan pembicaraan di media sosial.
Sejumlah pengguna media sosial menilai gedung tersebut memiliki fasilitas yang cukup lengkap dan telah lama menjadi bagian dari lingkungan kerja Telkom.
Karena itu, rencana perubahan pemanfaatan gedung menimbulkan pertanyaan mengenai alasan pemilihannya sebagai kantor BGN.
Meski demikian, berbagai komentar warganet tersebut merupakan opini publik dan belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa proses pengalihan gedung dilakukan tanpa pertimbangan tertentu.
Di sisi lain, Telkom menjelaskan bahwa optimalisasi aset merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pemanfaatan properti yang dikelolanya.
BGN Belum Memberikan Penjelasan Detail
Sampai pemberitaan ini ditulis, belum terdapat penjelasan lengkap dari BGN mengenai alasan pemilihan Gedung Graha Merah Putih, mekanisme pemanfaatan gedung, maupun kapan kantor tersebut akan mulai digunakan.
Informasi mengenai penggunaan 14 lantai dan target pengosongan gedung juga masih menjadi bagian dari kabar yang berkembang.
Karena itu, masyarakat perlu membedakan antara informasi yang telah dikonfirmasi Telkom dengan informasi yang masih beredar di media sosial.
Yang telah disampaikan Telkom adalah adanya informasi mengenai rencana penggunaan Gedung Graha Merah Putih oleh BGN serta adanya program optimalisasi aset properti di lingkungan TelkomGroup.
Sementara detail mengenai jumlah karyawan yang direlokasi, penggunaan 14 lantai, mekanisme pengalihan penggunaan gedung, serta jadwal pasti perpindahan masih menunggu penjelasan resmi lebih lanjut.
Rencana tersebut kini menjadi perhatian publik karena menyangkut salah satu aset strategis Telkom di Jakarta sekaligus kebutuhan ruang kerja bagi lembaga pemerintah yang memiliki tugas menjalankan program pembangunan di bidang gizi nasional.

