sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – BNN gerebek pabrik narkoba di apartemen Ancol, Jakarta Utara, pada Selasa (6/1/2026), penggerebekan ini mengungkap praktik peredaran narkotika dengan modus baru, di mana sebuah unit apartemen disulap menjadi tempat meracik narkoba jenis liquid vape dan happy water.

Dalam operasi tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap empat orang yang langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Pengungkapan ini disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Pemberantasan Narkotika BNN, Brigjen Budi Wibowo, di lokasi penggerebekan.

Ia menjelaskan bahwa apartemen tersebut digunakan secara khusus untuk mengolah narkotika cair sebelum diedarkan.

“Kami menemukan tempat yang digunakan untuk meracik, mengolah narkotika cair yang kemudian disuntikkan ke liquid vape dan happy water,” kata Budi, Selasa (6/1/2026).

4 Tersangka Ditangkap dengan Peran Berbeda

Dalam operasi tersebut, penyidik BNN mengamankan empat orang yang diduga terlibat langsung dalam jaringan pabrik narkoba rumahan ini.

Keempatnya memiliki peran yang berbeda-beda dalam menjalankan bisnis terlarang tersebut.

“Penyidik mengamankan empat orang, ada yang perannya sebagai kurir, peracik, atau pembiayaan,” sambung Budi.

Empat tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial HS, WNI, PS, dan HSN, saat penggerebekan berlangsung, penyidik juga melakukan interogasi awal terhadap para pelaku sembari melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di dalam unit apartemen.

Ribuan Barang Bukti Diamankan di Lokasi

Selain mengamankan para pelaku, BNN juga menyita berbagai barang bukti yang diduga kuat digunakan dalam proses produksi narkotika cair.

Dari lokasi, penyidik menemukan ribuan bahan siap edar serta peralatan produksi.

Barang bukti yang diamankan antara lain 2.010 pcs serbuk rasa, 85 pcs cartridge vape siap edar, alat pemasak, timbangan digital, serta sekitar 13.000 mililiter cairan yang diduga akan diolah menjadi narkotika cair.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa apartemen tersebut memang dijadikan pabrik narkoba dengan skala produksi yang tidak kecil, sekaligus menunjukkan tren penyalahgunaan vape sebagai media baru peredaran narkotika.