Geger! Potongan Tubuh Manusia Ditemukan dalam Toples di Samarinda
HAIJAKARTA.ID – Warga di Jalan Rimbawan 1, Kelurahan Karang Anyar, Kota Samarinda digegerkan oleh penemuan potongan tubuh manusia.
Potongan tubuh manusia ditemukan dalam toples pada Minggu (12/4/2026).
Temuan tersebut sontak menimbulkan kepanikan sekaligus rasa penasaran di kalangan warga setempat.
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan dalam Toples di Samarinda
Peristiwa bermula saat seorang warga tengah membersihkan lahan kosong yang rencananya akan digunakan untuk menanam cabai.
Saat membersihkan semak belukar, alat yang digunakan warga tidak sengaja mengenai benda keras yang ternyata sebuah toples tertutup rapat dengan lakban.
Ketua RT 33 Kelurahan Karang Anyar, Agustiansyah, mengungkapkan bahwa awalnya warga tidak menaruh curiga terhadap benda tersebut.
“Awalnya ini kan bersih-bersih untuk ditanami, supaya lahannya rapi. Waktu dibersihkan itu, kesabit botol. Botol itu ada lakbannya. Kami buka, ternyata isinya asli, potongan jari,” ujar Agustiansyah saat ditemui, Selasa (14/4/2026).
Ia menambahkan, penemuan potongan tubuh manusia ditemukan dalam toples itu benar-benar di luar dugaan warga yang sedang bekerja bakti.
Tiga Jari Ditemukan Masih Utuh
Dalam keterangan lanjutan, Agustiansyah menyebutkan bahwa terdapat tiga jari manusia di dalam toples tersebut dalam kondisi masih utuh dan tersambung.
“Yang tiga jari itu masih utuh, sambung. Jari manis sama kelingking tidak ada, jadi yang ada itu tiga jari saja,” tuturnya.
Temuan potongan tubuh manusia ditemukan dalam toples ini semakin menambah misteri karena kondisi jari yang relatif utuh.
Hal lain yang mengejutkan, potongan jari tersebut tidak mengeluarkan bau menyengat saat pertama kali ditemukan.
Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa potongan tubuh tersebut telah lama disimpan.
“Waktu dibuka itu tidak ada baunya sama sekali. Kayaknya sudah lama, mungkin direndam alkohol atau cairan tertentu, karena terlihat seperti diawetkan,” jelas Agustiansyah.
Setelah penemuan potongan tubuh manusia ditemukan dalam toples, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Aparat kepolisian pun langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti.
Kapolresta Samarinda, Hendri Umar, membenarkan adanya temuan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Dari hasil pengecekan awal menggunakan alat Inafis, identitas dari tiga jari ini belum ditemukan,” kata Hendri.
Ia menjelaskan bahwa saat ini proses identifikasi masih terus berlangsung.
“Sekarang masih kita upayakan identifikasi. Kita juga bekerja sama dengan pihak terkait. Kalau masih belum ditemukan, akan kita koordinasikan dengan pihak di Surabaya untuk membantu proses identifikasi,” ungkapnya.
Diduga Bagian Tangan Kiri
Berdasarkan bentuk dan susunan ruas jari, polisi menduga potongan tersebut merupakan bagian dari tangan kiri manusia.
Namun, hingga kini belum dapat dipastikan jenis kelamin maupun penyebab terpotongnya jari tersebut.
“Kalau dilihat dari susunan, kemungkinan tangan kiri. Tapi untuk jenis kelamin atau dugaan akibat kekerasan, belum bisa kita simpulkan karena sejauh ini kita hanya menemukan tiga jari itu saja,” tambah Hendri.
Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna mengungkap asal-usul penemuan potongan tubuh manusia ditemukan dalam toples tersebut.
Polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana.

