Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Dunia astronomi akan menyambut salah satu fenomena langit paling langka pada 2 Agustus 2027.

Pada tanggal tersebut, gerhana matahari total diperkirakan berlangsung selama 6 menit 23 detik, menjadikannya sebagai salah satu gerhana matahari total dengan durasi terlama yang terjadi sepanjang abad ke-21.

Fenomena ini diprediksi menjadi perhatian ilmuwan, penggemar astronomi, hingga wisatawan dari berbagai negara karena lintasan gerhananya melewati sejumlah wilayah yang memungkinkan pengamatan secara optimal.

Gerhana Total Terlama dalam Puluhan Tahun

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari BBC, Detikcom, dan berbagai sumber astronomi internasional, gerhana matahari total pada 2 Agustus 2027 akan menjadi gerhana total terpanjang dalam sekitar 88 tahun terakhir.

Pada momen tersebut, Bulan akan menutupi seluruh permukaan Matahari sehingga langit berubah gelap layaknya senja selama beberapa menit.

Durasi totalitas yang mencapai lebih dari enam menit tergolong sangat panjang dibandingkan sebagian besar gerhana matahari total yang umumnya hanya berlangsung selama dua hingga empat menit.

Lintasan Gerhana Melintasi Tiga Kawasan

Jalur totalitas gerhana akan membentang dari Samudra Atlantik menuju kawasan Eropa Selatan, Afrika Utara, hingga Timur Tengah.

Wilayah yang diperkirakan memperoleh pemandangan terbaik antara lain:

  • Selat Gibraltar.
  • Bagian selatan Spanyol.
  • Maroko.
  • Aljazair.
  • Tunisia.
  • Libya.
  • Mesir.
  • Arab Saudi bagian selatan.
  • Yaman.

Masyarakat yang berada di jalur totalitas berpeluang menyaksikan Matahari tertutup sempurna oleh Bulan selama beberapa menit, sementara wilayah di luar jalur tersebut hanya akan mengalami gerhana sebagian.

Perkiraan Waktu Terjadinya Gerhana

Mengacu pada perkiraan waktu internasional (UTC), berikut tahapan gerhana matahari total pada 2 Agustus 2027:

  • Gerhana sebagian dimulai pukul 07.30 UTC.
  • Gerhana total dimulai pukul 08.23 UTC.
  • Puncak gerhana terjadi pada 10.07 UTC.
  • Gerhana total berakhir pukul 11.50 UTC.
  • Gerhana sebagian selesai pada 12.44 UTC.

Waktu pengamatan di setiap negara akan berbeda sesuai zona waktu masing-masing.

Mengapa Gerhana Matahari Total Sangat Langka?

Gerhana matahari total hanya dapat terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus sehingga Bulan menutupi seluruh piringan Matahari dari sudut pandang Bumi.

Keunikan fenomena ini dipengaruhi oleh fakta bahwa diameter Matahari sekitar 400 kali lebih besar dibandingkan Bulan.

Namun, Matahari juga berada sekitar 400 kali lebih jauh dari Bumi dibandingkan jarak Bulan ke Bumi.

Perbandingan tersebut membuat ukuran keduanya tampak hampir sama ketika dilihat dari Bumi.

Meski demikian, orbit Bulan berbentuk elips sehingga jaraknya terhadap Bumi terus berubah.

Saat Bulan berada di titik terjauh (apogee), ukurannya tampak lebih kecil sehingga tidak mampu menutupi Matahari sepenuhnya. Kondisi inilah yang menghasilkan gerhana matahari cincin.

Wisata Astronomi Diprediksi Ramai

Fenomena langka ini juga diperkirakan mendorong meningkatnya minat wisata astronomi.

Sejumlah operator perjalanan internasional telah membuka paket khusus untuk menyaksikan gerhana matahari total dari lokasi terbaik.

Mengutip Forbes, pemerintah Mesir menawarkan pengalaman mengamati gerhana melalui pelayaran di Sungai Nil selama sekitar 11 hari.

Program tersebut dirancang agar wisatawan dapat menikmati pemandangan gerhana dari lokasi dengan tingkat visibilitas tinggi.

Di Maroko, sejumlah agen perjalanan menghadirkan paket wisata yang menggabungkan pengamatan gerhana dengan perjalanan menuju Gurun Sahara.

Sementara itu, di Spanyol selatan tersedia perjalanan bertema astronomi yang mencakup kawasan pesisir Spanyol dan Portugal, termasuk pemberhentian di Cadiz dan Coimbra untuk menyaksikan fase totalitas.