Heboh! Video Penampakan Pocong di Sekolah Dasar Sinjai Ternyata Prank, Dua Remaja Diamankan Polisi
HAIJAKARTA.ID – Video penampakan pocong di sekolah dasar Sinjai sempat menggegerkan warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, setelah sebuah video tersebut viral memperlihatkan sosok menyerupai pocong berdiri di pekarangan sekolah.
Dalam video yang beredar, terlihat sosok menyerupai pocong berdiri di lorong depan ruang kelas SD Negeri 6 Mattumpu pada malam hari.
Seorang pemuda tampak merekam dari kejauhan, seolah sedang mengintai keberadaan sosok tersebut.
Visual itulah yang memicu kepanikan warga dan spekulasi mistis sebelum akhirnya polisi memastikan fakta sebenarnya
Polisi Pastikan Video Hasil Rekayasa
Kepolisian memastikan, peristiwa tersebut bukan kejadian mistis, melainkan aksi rekayasa atau prank yang dilakukan dua remaja.
Kasus pocong viral di SD Negeri 6 Mattumpu, Kelurahan Bongki, Keamatan Sinjai Utara, kabupaten Sinjai, ini terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan dan mengamankan dua pria yang terlibat dalam pembuatan video tersebut.
Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, menegaskan bahwa video yang beredar luas di media sosial itu merupakan hasil rekayasa.
“Dari hasil penyelidikan diperoleh bahwa video tersebut adalah hasil rekayasa oleh sekumpulan remaja yang membuat video dan berperan sebagai pocong dengan menggunakan kain kafan. Ada dua remaja yang sudah kami amankan,” ujar Iptu Agus Santoso, pada Selasa (6/1/2026).
Dari adanya insiden tersebut terdapat identitas pelaku dan peran masing-masing, dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial NA (21) berperan sebagai pocong dengan menggunakan kain kafan, sementara AJ (18) bertindak sebagai perekam video
Video Dikirim ke Grup WhatsApp hingga Ganggu Aktivitas Sekolah
Berdasarkan hasil pemeriksaan, AJ mengakui video tersebut dibuat pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 02.00 Wita.
“Video itu awalnya dibuat hanya untuk bercanda, lalu dikirim ke grup WhatsApp. Namun kemudian menyebar luas hingga viral dan menimbulkan ketakutan,” katanya.
Video tersebut kemudian tersebar ke luar grup WhatsApp dan menjadi konsumsi publik di berbagai platform media sosial.
Dampak dari beredarnya video penampakan pocong itu tidak berhenti di media sosial. Sejumlah siswa SD Negeri 6 Mattumpu dilaporkan merasa terganggu dan ketakutan saat berada di lingkungan sekolah.
“Akibat beredarnya video tersebut, sejumlah siswa SD Negeri 6 Mattumpu dilaporkan merasa terganggu dan takut untuk beraktivitas di lingkungan sekolah. Kondisi itulah yang mendorong pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan klarifikasi guna menenangkan masyarakat,” jelas Iptu Agus.
Kondisi tersebut membuat pihak kepolisian turun tangan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan.

