Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Cek Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 NU lengkap, begini panduan waktu sahur dan berbuka!

Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, umat Islam di Ibu Kota mulai bersiap menjalankan ibadah puasa.

Salah satu panduan penting yang selalu dinantikan masyarakat adalah jadwal imsakiyah, yang memuat waktu imsak, salat subuh, hingga waktu berbuka puasa setiap harinya.

Bagi warga Nahdliyin dan masyarakat umum yang mengikuti pedoman falakiyah NU, jadwal imsakiyah disusun berdasarkan perhitungan astronomi lokal yang disesuaikan dengan posisi matahari dan koordinat geografis wilayah masing-masing.

Melalui metode hisab dan rukyat yang menjadi tradisi keilmuan Islam Nusantara, Nahdlatul Ulama secara rutin merilis jadwal ibadah Ramadan untuk seluruh daerah di Indonesia, termasuk wilayah ibu kota.

Untuk kawasan Jakarta, awal puasa Ramadan 2026 versi NU dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026, seiring dengan hasil pemantauan hilal nasional yang menyatakan bulan sabit belum terlihat pada akhir Syakban.

Pentingnya Jadwal Imsakiyah Bagi Umat Muslim

Jadwal imsakiyah berfungsi sebagai pedoman waktu harian selama Ramadan, terutama untuk:

  • Menentukan batas akhir sahur sebelum waktu subuh
  • Mengatur kesiapan menjalankan puasa sejak terbit fajar
  • Mengetahui waktu berbuka puasa secara tepat

Dalam praktik NU, waktu imsak biasanya ditetapkan sekitar 10 menit sebelum masuk waktu salat subuh sebagai bentuk kehati-hatian (ihtiyath) agar umat tidak terlambat menghentikan makan dan minum.

Pendekatan ini telah lama diterapkan dalam tradisi pesantren dan masyarakat Nahdliyin di berbagai daerah.

Gambaran Jadwal Imsakiyah NU Jakarta Ramadan 2026

Ilustrasi Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 NU (foto: Istimewa)

Berdasarkan pola perhitungan falak NU untuk wilayah Jakarta, waktu-waktu ibadah selama Ramadan relatif stabil dengan sedikit pergeseran menit setiap harinya.

Secara umum:

  • Imsak berkisar pukul 04.30 – 04.35 WIB
  • Subuh sekitar 04.40 – 04.45 WIB
  • Magrib atau waktu berbuka puasa sekitar 18.12 – 18.20 WIB

Seiring bertambahnya hari dalam bulan Ramadan, waktu magrib akan sedikit bergeser semakin mlambat akibat pergerakan semu matahari.

Sebagai contoh awal Ramadan:

19 Februari 2026

  • Imsak: 04.33 WIB
  • Subuh: 04.43 WIB
  • Magrib: 18.12 WIB

Pola ini kemudian berubah perlahan setiap hari hingga akhir Ramadan.

Dasar Penetapan Waktu Versi NU

NU menetapkan jadwal imsakiyah dengan memperhatikan:

  • Koordinat lintang dan bujur wilayah Jakarta
  • Ketinggian matahari saat fajar shadiq
  • Perhitungan astronomi klasik dan modern
  • Sinkronisasi dengan kalender hijriah nasional

Data hisab tersebut kemudian dijadikan acuan oleh pesantren, masjid NU, serta lembaga keagamaan di berbagai daerah.

Hal ini membuat jadwal NU kerap berbeda tipis dengan jadwal instansi lain, namun tetap berada dalam koridor ilmiah dan syariat.

Mengapa Jadwal Tiap Daerah Bisa Berbeda?

Perbedaan waktu imsakiyah antarwilayah terjadi karena:

  • Letak geografis yang berbeda
  • Perbedaan sudut matahari terbit dan terbenam
  • Garis lintang memengaruhi durasi siang-malam

Itulah sebabnya jadwal Jakarta tidak bisa disamakan dengan Surabaya, Bandung, atau kota lainnya meskipun berada dalam satu zona waktu WIB.

NU Imbau Umat Disiplin dan Tenang Menjalani Ramadan

Melalui rilis rutinnya, NU juga mengingatkan umat Islam untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum peningkatan ibadah, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga.

Disiplin waktu sahur, tepat berbuka, menjaga salat berjamaah, serta memperbanyak amal sosial menjadi pesan utama yang selalu disampaikan para ulama.

Dengan hadirnya jadwal imsakiyah NU Jakarta Ramadan 2026, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa secara lebih tertib, tepat waktu, dan khusyuk sepanjang bulan suci.

Jadwal ini tidak hanya berfungsi sebagai panduan teknis, tetapi juga menjadi simbol keteraturan ibadah umat Islam yang telah diwariskan melalui tradisi keilmuan Islam Nusantara selama berabad-abad.