Keutamaan Membaca Al Quran di Bulan Ramadhan, Penolong di Hari Kiamat
HAIJAKARTA.ID – Bulan suci Ramadhan dikenal sebagai Syahrul Quran, momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, salah satunya dengan membaca Alquran.
Keutamaan membaca Al Quran di bulan Ramadhan diyakini jauh lebih besar dibandingkan bulan lainnya, baik dari sisi pahala maupun dampak spiritual bagi pembacanya.
Selain menjadi ladang pahala, membaca Alquran juga menghadirkan ketenangan batin, memperkuat keimanan, serta menjadi bekal keselamatan di akhirat kelak.
Keutamaan Membaca Al Quran di Bulan Ramadhan
Berikut sejumlah keutamaan membaca Al Quran di bulan Ramadhan yang penting diketahui:
1. Diberikan Ketenangan Hati dan Jiwa
Salah satu keutamaan membaca Al Quran di bulan Ramadhan adalah menghadirkan ketenangan hati dan jiwa.
Ayat-ayat Al Quran yang dibaca dan direnungkan diyakini mampu meresap hingga ke relung terdalam diri manusia.
Tidak sedikit orang yang terbiasa membaca Alquran tampak lebih tenang, berseri, dan terpancar keteduhan dari raut wajahnya.
Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh Alquran bukan hanya dirasakan secara batin, tetapi juga berdampak pada fisik seseorang.
Untuk memperoleh ketenangan tersebut, umat Islam dianjurkan membaca Alquran secara konsisten dan istiqamah selama Ramadhan, bukan sekadar menjadikannya rutinitas tahunan.
2. Pahala Satu Huruf Dibalas Sepuluh Kebaikan
Keutamaan membaca Al Quran di bulan Ramadhan juga terlihat dari pahala yang dilipatgandakan.
Rasulullah SAW menegaskan bahwa setiap huruf yang dibaca dari Alquran akan diganjar dengan sepuluh kebaikan.
Dalam sebuah hadis riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW menyampaikan bahwa membaca satu huruf dari Alquran mendatangkan satu kebaikan, dan satu kebaikan tersebut dilipatgandakan menjadi sepuluh.
Penegasan ini menunjukkan betapa besar nilai membaca Alquran, bahkan untuk setiap hurufnya.
Hal ini menjadi motivasi bagi umat Islam untuk memperbanyak tilawah, terlebih di bulan Ramadhan yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan.
3. Diharamkan dari Sifat Dengki
Hal ini juga berkaitan dengan pembersihan hati dari sifat tercela, salah satunya dengki.
Dalam sejumlah riwayat hadis, disebutkan bahwa orang yang diberi kemampuan untuk membaca dan mengamalkan Alquran termasuk golongan yang terjauh dari sifat iri hati.
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa dengki hanya diperbolehkan dalam dua perkara, yakni kepada orang yang dianugerahi pemahaman Alquran lalu mengamalkannya siang dan malam, serta orang yang dikaruniai harta lalu menginfakkannya di jalan kebaikan.
Dengan demikian, membaca Alquran tidak hanya memperkaya ibadah, tetapi juga membentuk karakter dan kebersihan hati seorang muslim.
4. Mempertebal Iman dan Keyakinan
Allah SWT menegaskan dalam Alquran bahwa iman seorang mukmin akan bertambah ketika ayat-ayat-Nya dibacakan.
Setiap lantunan Alquran diyakini mampu menguatkan keyakinan dan ketawakkalan kepada Allah SWT.
Membaca Alquran di bulan Ramadhan menjadi sarana penting untuk memperdalam keimanan, sekaligus mengingatkan manusia agar senantiasa bergantung kepada Allah dalam setiap aspek kehidupan.
Alquran bukan hanya bacaan ibadah, melainkan pedoman hidup yang membimbing umat Islam agar tetap teguh dalam keyakinan dan ketaatan.
5. Ditempatkan oleh Allah SWT di Surga
Dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah, Rasulullah SAW menyampaikan bahwa orang yang membaca, menghafal, dan menjaga Alquran akan dimasukkan ke dalam surga oleh Allah SWT.
Bahkan, Alquran dapat menjadi sebab seseorang mendapatkan syafaat bagi keluarganya, sehingga terhindar dari siksa neraka.
Hal ini menunjukkan betapa agung kedudukan Alquran di sisi Allah SWT.
6. Menjadi Penolong di Hari Kiamat
Selain menjadi sumber pahala dan ketenangan, membaca Alquran juga akan menjadi penolong di hari kiamat.
Alquran akan datang memberi syafaat bagi para pembacanya, membela mereka di hadapan Allah SWT.
Keutamaan membaca Al Quran di bulan Ramadhan ini menjadi pengingat agar umat Islam memanfaatkan bulan suci dengan sebaik-baiknya, memperbanyak tilawah, memahami makna, serta mengamalkan isi Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
7. Menjadi Obat Segala Penyakit Badan dan Hati
Membaca Al Quran di bulan Ramadhan juga diyakini mampu menjadi obat bagi penyakit jasmani maupun rohani.
Alquran bukan hanya petunjuk hidup, tetapi juga penawar bagi kegelisahan, kesedihan, dan berbagai penyakit hati seperti iri, dengki, serta kecemasan.
Allah SWT menegaskan dalam Alquran bahwa ayat-ayat-Nya diturunkan sebagai penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.
Dengan membaca dan menghayati Alquran secara rutin, hati menjadi lebih tenang, pikiran lebih jernih, serta jiwa lebih kuat dalam menghadapi ujian kehidupan.
Selain menyembuhkan penyakit batin, ketenangan yang lahir dari membaca Alquran juga berdampak pada kesehatan fisik.
Jiwa yang damai diyakini mampu membantu tubuh bekerja lebih seimbang dan meningkatkan daya tahan terhadap penyakit.
