Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Jumlah korban tewas dalam insiden kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) milik PT Indogas Andalan Kita di Cimuning, Kota Bekasi, bertambah menjadi 4 orang.

Korban terbaru diketahui bernama Aulia Putri Budiasti, yang merupakan kakak dari Sapta Prihantono, salah satu korban yang lebih dulu meninggal pada Rabu, (8/4/2026).

“Iya betul korban meninggal bertambah. Atas nama Aulia Putri Buasti, kakak dari Sapta,” kata Camat Mustikajaya, Maka Naachrowi saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2026).

Korban Satu Keluarga, Meninggal Usai Dirawat Intensif

Aulia telah menghembuskan napas terakhirnya setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Cibitung ssejak peristiwa kebakaran terjadi.

“Korban telah meninggal di RSUD Cibitung jam 04.30 WIB. Jenazah akan dibawa ke RT 01 Mahkota Cimuning,” katanya.

Saat ini, masih ada anggota keluarga Sapta lainnya yang menjalani perawatan di rumah sakit, yaitu ayah dan kedua kakaknya.

“Satu orang masih dirawat di RSUD Cibitung dan dua lainnya di RS Citra Arafiq,” kata Maka.

Sebelum Sapta dan Aulia, dua korban tewas lainnya adalah Suyadi dan Djaimun yang merupakan petugas keamanan SPBE. Keduanya diketahui mengalami luka bakar parah hingga lebih dari 90 persen.

Puluhan Warga dan Fasilitas Ikut Terdampak

Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini juga berdampak luas terhadap warga di sekitar lokasi. Setelah dilakukan verifikasi ulang, jumlah kepala keluarga (KK) terdampak tercatat sebanyak 39 KK.

“Awalnya ada 47 KK, tetapi setelah diverifikasi menjadi 39 KK. Terdiri dari 35 KK warga Kota Bekasi dan empat KK warga luar Kota Bekasi,” kata Maka.

Sejumlah fasilitas juga mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut, termasuk area lahan SPBE sekitar 2.000 meter persegi.

Selain itu, dua kios, satu lapak rongsok, satu lapak nasi goreng, satu mushala yang mengalami kerusakan ringan, serta satu warung kopi turut terdampak dalam peristiwa tersebut.