sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Perjalanan KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung kembali beroperasi normal pada Senin (4/5/2026) malam setelah sempat mengalami gangguan kelistrikan selama kurang lebih tiga jam.

Berdasarkan pantauan di Stasiun Palmerah sekitar pukul 20.40 WIB, dua rangkaian KRL sudah melintas dari arah Tanah Abang menuju Rangkasbitung.

Meski operasional telah pulih, kondisi penumpang masih padat akibat penumpukan sejak sore hari.

Penumpang KRL Rute Tanah Abang-Rangkasbitung Berdesakan

Situasi di peron terlihat penuh sesak. Penumpang yang telah menunggu berjam-jam langsung bergegas masuk saat kereta tiba. Mereka saling berdesakan demi mendapatkan tempat di dalam gerbong.

Namun, tidak semua penumpang berhasil naik. Kapasitas kereta yang terbatas membuat sebagian pengguna tetap tertahan di peron.

Kondisi di dalam KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung pun sangat padat. Meski begitu, pendingin udara di dalam kereta masih berfungsi dengan baik sehingga penumpang tetap merasa cukup nyaman.

Saat berhenti di Stasiun Kebayoran, situasi serupa kembali terjadi. Peron dipenuhi calon penumpang yang mencoba masuk ke dalam gerbong yang sudah penuh.

“Jangan masuk! Kami juga sudah terjebak di dalam, jangan saling dorong!” teriak salah satu penumpang.

Penumpang lain juga ikut memperingatkan, “Turun, turun!” guna mencegah kondisi semakin tidak terkendali.

Penyebab Gangguan KRL Rute Tanah Abang-Rangkasbitung

Sebelumnya, perjalanan KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung terganggu akibat masalah pada sistem kelistrikan, tepatnya pada Listrik Aliran Atas (LAA).

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa gangguan terjadi karena percikan api di tiang LAA.

Ia menyampaikan bahwa demi menjaga keselamatan perjalanan KRL serta jaringan listrik, aliran listrik terpaksa dihentikan sementara.

“Untuk keselamatan operasional Commuter Line dan jaringan LAA, aliran listrik untuk sementara dimatikan,” ujar Leza.

Akibat gangguan tersebut, lintas Pondok Ranji–Sudimara tidak dapat dilalui sejak pukul 16.30 WIB.

Rekayasa Operasional Sempat Diterapkan

Untuk meminimalkan dampak keterlambatan, pihak KAI Commuter menerapkan rekayasa operasional sementara pada KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

Leza menjelaskan bahwa perjalanan dari arah Rangkasbitung atau Parung Panjang hanya sampai Stasiun Serpong. Sementara itu, perjalanan dari arah Tanah Abang dibatasi hingga Stasiun Kebayoran.

Kini, setelah gangguan berhasil diatasi, perjalanan KRL di lintas tersebut berangsur kembali normal meski kepadatan penumpang masih terjadi di sejumlah stasiun.