sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Kebakaran terjadi di kawasan lapak yang berada di Jalan Raya Srengseng, wilayah Joglo, Jakarta Barat, pada Sabtu (5/9/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut membuat petugas pemadam kebakaran dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta bergerak cepat untuk mengendalikan kobaran api.

Kebakaran dilaporkan terjadi di Jalan Srengseng Raya Nomor 27, RT 02/RW 04, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima oleh petugas sekitar pukul 00.01 WIB setelah seorang warga menghubungi pihak pemadam kebakaran.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Mengingat objek yang terbakar merupakan kawasan lapak, pemadaman dilakukan dengan mengerahkan armada dan personel dalam jumlah cukup besar.

22 Unit Mobil Damkar Diterjunkan

Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan sebanyak 22 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Selain armada, sebanyak 110 personel turut diterjunkan untuk melakukan proses pemadaman dan mencegah api meluas.

Berdasarkan informasi dari command center Damkar, objek yang terbakar merupakan lapak-lapak dengan jenis bangunan rendah.

Petugas mulai melakukan operasi pemadaman sekitar pukul 00.09 WIB. Dalam prosesnya, petugas berupaya mengendalikan kobaran api sekaligus melakukan pelokalisasian agar api tidak merambat ke bagian lain di sekitar lokasi.

Besarnya jumlah armada dan personel yang diterjunkan menunjukkan penanganan dilakukan secara serius untuk memastikan kobaran api dapat segera dikendalikan.

Api Berhasil Dilokalisasi

Setelah berjibaku melakukan pemadaman, petugas akhirnya berhasil melokalisasi api sekitar pukul 01.35 WIB.

Dengan berhasilnya api dilokalisasi, kondisi di tempat kejadian perkara (TKP) kemudian dinyatakan dapat dikendalikan. Command center Damkar menyebut situasi kebakaran berada dalam status kuning.

Status tersebut menunjukkan bahwa kondisi di lokasi telah berhasil dilokalisasi oleh petugas sehingga potensi penyebaran api dapat ditekan.

Petugas tetap melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman setelah api berhasil dikendalikan.

Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

Hingga informasi tersebut disampaikan, belum terdapat keterangan resmi mengenai penyebab awal kebakaran yang melanda kawasan lapak tersebut.

Begitu pula dengan informasi mengenai adanya korban jiwa. Pihak berwenang belum menyampaikan laporan mengenai korban akibat kebakaran tersebut.

Karena itu, informasi terkait penyebab kebakaran dan dampak keseluruhan terhadap bangunan maupun barang-barang di dalam lapak masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak terkait.

Kebakaran yang terjadi pada dini hari ini menjadi perhatian, terutama karena lokasi berada di kawasan yang terdapat sejumlah lapak.

Penanganan secara cepat diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan api menjalar ke bangunan atau area lain di sekitarnya.

Warga Laporkan Kejadian

Kebakaran tersebut pertama kali diketahui dan dilaporkan melalui informasi dari masyarakat.

Seorang warga menghubungi layanan pemadam kebakaran setelah mengetahui adanya kebakaran di kawasan tersebut.

Laporan yang masuk kemudian ditindaklanjuti petugas dengan mengirimkan armada ke lokasi. Operasi pemadaman dimulai hanya beberapa menit setelah laporan diterima, yakni sekitar pukul 00.09 WIB.

Kecepatan petugas dalam merespons laporan menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan kebakaran, terlebih ketika api terjadi di kawasan yang memiliki sejumlah bangunan atau lapak.

Hingga api berhasil dilokalisasi pada pukul 01.35 WIB, petugas terus melakukan penanganan di lokasi.

Masyarakat di sekitar lokasi juga diharapkan tetap waspada terhadap potensi kebakaran dan segera melaporkan kejadian apabila menemukan tanda-tanda kebakaran.

Respons cepat dari warga dan petugas menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah api berkembang semakin besar.

Untuk saat ini, penanganan kebakaran di kawasan lapak Jalan Raya Srengseng tersebut telah berhasil dilokalisasi.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran serta rincian kerugian akibat peristiwa tersebut belum disampaikan secara resmi.