Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Niat mandi wajib sebelum puasa Ramadhan apakah wajib? Bulan suci Ramadhan menjadi momen yang sangat dinantikan umat Islam.

Menyambut bulan penuh berkah ini, salah satu amalan yang dianjurkan adalah mandi sebelum menjalankan puasa Ramadhan.

Selain membersihkan tubuh, mandi ini juga menjadi simbol penyucian diri agar ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih khusyuk dan tenang.

Mandi puasa Ramadhan kerap disamakan dengan mandi wajib, terutama bagi mereka yang masih berada dalam kondisi hadas besar, seperti setelah haid, nifas, mimpi basah, atau berhubungan suami istri.

Makna dan Anjuran Mandi Sebelum Puasa Ramadhan

Dalam ajaran Islam, kebersihan merupakan bagian dari iman. Mandi sebelum puasa Ramadhan memiliki makna penting sebagai bentuk kesiapan lahir dan batin dalam memasuki bulan suci.

Meski suci dari hadas besar bukan syarat sah puasa, para ulama menganjurkan mandi sebelum Subuh agar ibadah puasa dilakukan dalam keadaan yang lebih sempurna.

Hal ini sejalan dengan penjelasan sejumlah kitab fikih yang menyebutkan bahwa berpuasa dalam keadaan junub hukumnya sah, namun makruh jika hadas besar belum dibersihkan.

Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadhan

Niat mandi puasa Ramadhan dibaca saat pertama kali mengguyur air ke tubuh. Berikut beberapa bacaan niat yang umum digunakan:

1. Niat Mandi Sunnah Menyambut Puasa Ramadhan

Arab:

نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ للهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailati min Ramadhâna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:

“Aku berniat melaksanakan mandi sunnah pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala.”

2. Niat Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadhan

Arab:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitul ghusla liraf‘il hadatsil akbari minal janâbati fardhan lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:

“Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Mandi Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah

Agar mandi dilakukan dengan benar, berikut langkah-langkah mandi wajib sebelum puasa Ramadhan:

  • Membaca niat mandi wajib sebelum atau saat mengguyur air pertama.
  • Membasuh kedua tangan sebanyak tiga kali.
  • Membersihkan area najis seperti kemaluan, dubur, ketiak, dan lipatan tubuh.
  • Mencuci tangan kembali hingga bersih.
  • Berwudu seperti hendak melaksanakan salat.
  • Mengguyur kepala dan rambut hingga air merata ke kulit kepala.
  • Menyiram seluruh tubuh, dimulai dari sisi kanan lalu kiri.
  • Memastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat.
  • Melanjutkan mandi seperti biasa hingga bersih.

Mandi puasa Ramadhan sebaiknya dilakukan sebelum terbit fajar (Subuh). Namun, mandi juga boleh dilakukan pada malam hari, selama tidak kembali terkena hadas besar setelahnya.

Dalil Anjuran Mandi Sebelum Puasa Ramadhan

Dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah memasuki waktu Subuh dalam keadaan junub, lalu mandi dan tetap melanjutkan puasanya.

Hal ini menjadi dasar bahwa mandi sebelum Subuh sangat dianjurkan agar ibadah puasa dijalankan dalam kondisi suci.

Doa Setelah Mandi Wajib

Usai mandi, umat Islam dianjurkan membaca doa berikut:

Arab:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اللّٰهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Artinya:

“Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. Ya Allah, jadikan aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri.”

Mandi sebelum puasa Ramadhan bukan sekadar rutinitas fisik, tetapi juga menjadi sarana penyucian jiwa dan kesiapan spiritual.

Dengan niat yang tulus dan tata cara yang benar, diharapkan ibadah puasa Ramadhan dapat dijalani dengan lebih khusyuk dan bernilai ibadah.