Mobil Rombongan dari Jakarta Kecelakaan di Tol Semarang-Solo, 2 Orang Tewas
HAIJAKARTA.ID – Kecelakaan maut melibatkan mobil rombongan asal Jakarta terjadi di Jalan Tol Semarang-Solo KM 445A, wilayah Kecamatan tuntung, kabupaten Semarang, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Akibat insiden tersebut dua orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban tewas diketahui merupakan pengemudi mobil Toyota Hiace dan satu orang penumpang. Hingga kini, identitas keduanya masih dalam proses pencarian oleh pihak kepolisian.
“Korban meninggal satu pengemudi Heace dan penumpangnya. Untuk identitas masih dalam pencarian,” kata Kasat Lantas Polres Semarang, Lingga Ramadhani, Rabu (15/4/2026).
Mobil Rombongan dari Jakarta Kecelakaan di Tol Semarang-Solo, Diduga Sopir Mengantuk
Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Handriani menjelaskan kronologi kecelakaan, yaitu bermula saat mobil Toyota Hiace yang membawa rombongan dari Jakarta melaju menuju arah Jawa Timur.
Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga hilang kendali karena sopir mengantuk.
Mobil kemudian menghantam bagian belakang truk bernomor polisi B 8919 AUG yang sedang melaju di lajur kiri sambil mengangkut tepung.
“Toyota Hiace menabrak truk bermuatan tepung yang berjalan searah dan berada di lajur lambat atau kiri. Diduga sopir Hiace mengantuk menabrak bagian belakang truk dan masuk ke parit tol,” ungkap handriani.
Korban di Evakuasi
Setelah kejadian, petugas langsung melakukan penanganan di lokasi. Para korban yang selamat segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
“Personel yang berada di TKP langsung melakukan evakuasi korban selamat ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan lebih lanjut,” tambahnya.
Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk, terutama saat melintas di jalan tol.
“Kami mengimbau kepada pengendara untuk memperhatikan kesehatan maupun kondisi tubuh saat berkendara. Apabila merasa mengantuk, bisa memanfaatkan rest area atau beristirahat di lokasi yang aman dan nyaman,” pungkas Handriani.
Hingga saat ini, Unit Gakkum Polres Semarang masih berupaya mengidentifikasi pengemudi karena tidak ditemukan dokumen pengenal di lokasi kejadian.

