Naik Transjakarta hingga KRL Pakai Kartu Hitam JakLingko Cuma Rp 10.000, Begini Caranya
HAIJAKARTA.ID – Masyarakat kini dapat menggunakan satu kartu untuk mengakses berbagai mode transportasi umum di Jakarta. Melalui Kartu JakLingko, pengguna bisa naik Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, hingga KRL dengan skema tarif integrasi maksimal Rp 10.000.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin, mengatakan kartu tersebut dirancang untuk mendukung layanan transportasi terintegrasi antarmoda di Jakarta dan sekitarnya.
“Kartu tersebut dipergunakan untuk mengakses layanan integrasi multi moda dengan tarif maksimum Rp 10.000,” kaya Budi Awaludin dikutip pada Senin, (8/6/2026).
Kartu ini juga telah terintegrasi dengan aplikasi JakLikngko sehingga memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengakses layanan transportasi publik.
Cara Menggunakan kartu JakLingko untuk Naik Transportasi Umum
Berikut informasi lengkap menhenai penggunaan Kartu JakLingko:
1. Moda Transportasi yang bisa digunakan untuk mengakses:
- Transjakarta
- MRT Jakarta
- LRT Jakarta
- KRL Commuter Line
2. Tarif Maksimal Rp 10.000
Pengguna dapat menikmati skema tarif integrasi dengan biaya maksimal Rp 10.000 untuk perjalanan yang menggabungkan lebih dari satu moda transportasi umum dalam satu perjalanan berkelanjutan, contohnya:
- Transjakarta – MRT Jakarta
- MRT Jakarta – LRT Jakarta
- Transjakarta – KRL
- Kombinasi moda lainnya yang terintegrasi dalam sistem JakLingko
3. Berlaku maksimal 3 jam perjalanan
Untuk layanan Transjakarta, kartu dapat digunakan dengan tarif Rp 5.000 untuk perjalanan maksimal 3 jam.
“kartu ini bisa digunakan naik Transjakarta Rp 5.000 maksimal selama tiga jam perjalanan. Tidak ada syarat. Warga non-Jakarta juga boleh memiliki kartu tersebut,” jelas Budi.
4. Bisa dibeli di Halte dan Stasiun
Kartu JakLingko dapat dibeli melalui mesin penjal otomatis (vending machine) yang tersedia di:
- Halte Transjakarta
- Stasiun MRT Jakarta
- Stasiun LRT Jakarta
5. Tersedia dua jenis kartu
Masyarakat dapat memilih:
- Kartu JakLingko Hitam, yang terhubung dengan aplikasi JakLingko dan mendukung sistem tarif integrasi
- Kartu JakLingko Biru, yang diterbitkan oleh lima bank, yaitu: BCA, Mandiri, BNI, Bank Jakarta, BRI
6. Saldo tetap aman jika kartu hilang
Karena telah terhubung dengan aplikasi JakLingko, saldo pengguna tetap tersimpan dalam sistem meskipun kartu fisik hilang.
7. Akan mendukung tarif khusus pengguna tertentu
Pada pengembangan sistem Account Based Ticketing (ABT), kartu nantinya dapat mengenali profil pengguna sehingga memungkinkan penerapan tarif khusus atau insentif bagi kelompok tertentu seperti:
- Lansia
- Pelajar
- Kelompok pengguna prioritas lainnya
Tarif Integrasi Jadi Andalan Layanan Transjabodetabek
Sebelumnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga minat masyarakat menggunakan transportasi umum di tengah rencana penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek.
Salah satunya dengan mempertahankan skema tarif integrasi yang dinilai lebih ekonomis bagi masyarakat yang menggunakan lebih dari satu moda transportasi dalam satu perjalanan.
“Seperti tarif maksimum Rp10.000 dalam 3 jam yang diakses melalui aplikasi JakLingko agar mencakup seluruh rute Transjabodetabek,” kata Budi.
Menurutnya, tarif integrasi Rp10.000 merupakan batas biaya maksimum yang dikenakan kepada penumpang saat menggunakan kombinasi moda transportasi umum seperti Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta dalam satu perjalanan.
Namun demikian, Dishub DKI menegaskan bahwa skema tarif integrasi tersebut saat ini hanya dapat dimanfaatkan oleh pengguna yang mengakses layanan melalui aplikasi JakLingko.
Dengan sistem integrasi ini, masyarakat diharapkan semakin mudah berpindah moda transportasi tanpa harus membayar tarif terpisah yang lebih mahal, sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih luas di Jakarta dan kawasan penyangga.
