sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transisi energi melalui penggunaan kendaraan berbasis listrik di Indonesia.

Menurutnya, pengembangan transportasi ramah lingkungan menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi emisi karbon.

Dalam pernyataannya, Prabowo mengungkapkan bahwa ke depan pemerintah ingin penggunaan energi listrik tidak hanya diterapkan pada moda transportasi massal, tetapi juga mencakup hampir seluruh jenis kendaraan yang beroperasi di Tanah Air, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, bus, hingga truk.

“Kita ingin semua berbasis listrik. Kita akan bangun energi yang hijau, energi yang terbarukan. Jangankan kereta api, nanti hampir semua kendaraan kita dari listrik. Truk kita, bus kita, mobil kita, motor kita,” ujar Prabowo.

Transportasi Listrik Jadi Bagian Strategi Ketahanan Energi

Presiden menjelaskan bahwa pengembangan kendaraan listrik merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun sistem energi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Selain mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, penggunaan kendaraan listrik diharapkan mampu meningkatkan efisiensi energi serta menekan polusi udara, khususnya di kawasan perkotaan.

Saat ini, Indonesia telah memiliki sejumlah moda transportasi umum berbasis listrik seperti MRT Jakarta, LRT Jabodebek, LRT Jakarta, dan Kereta Rel Listrik (KRL).

Pemerintah menargetkan transformasi tersebut dapat diperluas ke kendaraan pribadi maupun kendaraan komersial secara bertahap.

Pemerintah Siapkan Ekosistem Kendaraan Listrik

Untuk mendukung percepatan elektrifikasi transportasi, pemerintah terus membangun ekosistem kendaraan listrik nasional.

Langkah tersebut meliputi pengembangan industri baterai, pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), peningkatan kapasitas produksi kendaraan listrik dalam negeri, hingga pemberian berbagai insentif bagi produsen dan masyarakat.

Indonesia dinilai memiliki potensi besar menjadi pusat industri kendaraan listrik dunia karena memiliki cadangan nikel yang merupakan salah satu bahan baku utama pembuatan baterai kendaraan listrik.

Motor Listrik Nasional Masuk Agenda Pemerintah

Selain memperluas penggunaan kendaraan listrik, Prabowo sebelumnya juga menyampaikan rencana menghadirkan motor listrik nasional yang diproduksi di Indonesia.

Program tersebut diharapkan mampu memperkuat industri otomotif nasional sekaligus meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.

Motor listrik buatan Indonesia juga diproyeksikan menjadi simbol transformasi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berdaya saing tinggi di pasar global.

Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas Pembangunan

Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut menyoroti pentingnya pengelolaan sampah sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan.

Pemerintah menargetkan perbaikan sistem pengelolaan sampah dalam satu tahun ke depan agar mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Menurut Prabowo, pembangunan energi hijau harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas lingkungan, termasuk penanganan sampah yang selama ini masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

Sejalan dengan Target Net Zero Emission

Kebijakan mendorong penggunaan kendaraan listrik juga selaras dengan target pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dan mewujudkan Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat.

Berbagai kementerian, seperti Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Perhubungan, telah menyiapkan sejumlah program untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Melalui pengembangan energi baru terbarukan (EBT), pembangunan infrastruktur pengisian daya, dan penguatan industri kendaraan listrik nasional, pemerintah berharap Indonesia mampu menjadi salah satu pemain utama dalam ekosistem kendaraan listrik global sekaligus menciptakan transportasi yang lebih efisien, modern, dan ramah lingkungan.