sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Presiden Prabowo Intruksikan sekolah ajarkan Bahasa Prancis di seluruh jenjang pendidikan di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dan bertemu Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris.

Menurut Prabowo, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan Indonesia menghadapi perkembangan global di masa depan.

Ia menilai penguasaan bahasa asing akan menjadi salah satu kemampuan penting bagi generasi muda Indonesia.

Disampaikan Langsung di Hadapan Macron

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Prabowo mengatakan dirinya telah memberikan instruksi agar sekolah-sekolah di Indonesia mulai mengajarkan Bahasa Prancis kepada para siswa.

Pernyataan itu sekaligus menjadi simbol semakin eratnya hubungan Indonesia dan Prancis, terutama dalam sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Hubungan Indonesia dan Prancis Makin Kuat

Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan pemerintah Prancis kepada delegasi Indonesia.

Ia menilai hubungan kedua negara saat ini berada pada fase terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

Selain bidang pendidikan, Indonesia dan Prancis juga memperkuat kerja sama di sektor pertahanan, sains dan teknologi, hingga diplomasi internasional.

Indonesia Pernah Diundang di Bastille Day

Dalam pidatonya, Prabowo turut menyinggung kehormatan yang diterima Indonesia saat diundang mengikuti parade Bastille Day pada 14 Juli 2025 lalu.

Menurutnya, keikutsertaan Indonesia dalam perayaan Hari Nasional Prancis menjadi simbol kedekatan hubungan kedua negara.

DPR dan Pengamat Soroti Implementasi

Instruksi pengajaran Bahasa Prancis di sekolah-sekolah Indonesia mulai mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk DPR dan pengamat pendidikan.

Mereka berharap kebijakan tersebut tidak hanya menjadi simbol diplomasi, tetapi benar-benar diterapkan secara serius dengan dukungan guru, kurikulum, dan fasilitas pembelajaran yang memadai.

Peluang Baru untuk Pendidikan Global

Pengamat menilai penguasaan Bahasa Prancis dapat membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk mengakses pendidikan internasional, terutama di negara-negara Eropa dan Afrika yang menggunakan Bahasa Prancis sebagai bahasa resmi.

Namun, pemerintah masih perlu menyiapkan skema implementasi yang matang sebelum kebijakan tersebut diterapkan secara nasional.