Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk membenahi jaringan kabel semrawut di ibu kota yang selama ini dinilai membahayakan masyarakat.

Upaya tersebut kini diperkuat dengan ditertibkannya Peraturan Daerah (Perda) sebagai landasan hukum untuk mempercepat penataan kabel melalui program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT).

“Perda-nya sudah saya tandatangani. Dan sekarang ini kita akan mulai fokus, konsentrasi untuk memasukan kabel ke dalam (tanah),” kata Pramono di Gedung DPRD DKI Jakarta dilansir Antara, Senin (13/4/2026).

Ia mengakui bahwa pembenahan jaringan kabel bukan pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam waktu yang singkat. Meski regulasi telah tersedia, proses teknis di lapangan tetap membutuhkan tahapan yang matang agar hasilnya optimal.

“Tapi ini memerlukan waktu, tidak bisa simsalabim semuanya akan selesai. Tetapi, Pemerintah DKI Jakarta telah mempunyai program untuk itu,” jelas Pramono.

Penataan Kabel Semrawut di Jakarta Lewat Program SJUT

Penataan kabel menjadi sorotan setelah insiden di kawasan Taman Sari, di mana kabel menjuntai tersangkut sebuah bus dan viral di media sosial. Kejadian tersebut memicu kekhawatiran publik terhadap keselamatan di ruang jalan.

Melalui program SJUT, Pemprov DKI Jakarta menargetkan kabel-kabel udara yang selama ini menggantung di ruang publik dapat dipindahkan ke bawah tanah.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan aspek keamanan sekaligus memperbaiki estetika kota.

Meski demikian, luasnya wilayah Jakarta serta kompleksitas jaringan utilitas yang sudah ada menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaannya.

Oleh karena itu, pengerjaan dilakukan secara bertahap dan tidak tergesa-gesa guna menghindari kendala teknis di lapangan.

Saat ini, Pemprov DKI melalui Dinas Bina Marga terus menggenjot pengerjaan SJUT di sejumlah titik yang dinilai rawan. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisasi gangguan aktivitas masyarakat serta mencegah potensi kecelakaan akibat kabel yang menjuntai.

Viral Kabel Berantakan di JPO MT Haryono

Sebelumnya, kondisi kabel semrawut juga sempat viral di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) kawasan MT Haryono. Dalam video yang beredar, terlihat banyak gulungan kabel yang tidak tertata rapi bahkan menempel di pagar jembatan.

Keberadaan kabel tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang melintas. Selain mengganggu pandangan, kondisi itu juga dinilai berpotensi membahayakan karena tidak diketahui fungsi maupun tingkat keamanannya.

Reaksi Warganet

Viralnya kondisi kabel semrawut ini pun menuai berbagai tanggapan dari warganet. Banyak yang mengaku khawatir sekaligus heran dengan kondisi infrastruktur yang dinilai belum tertata.

“Sereeeem amat” tulis akun @sahrul.*

“Susah beud diajak rapih…” tulis @guru***

“Coba tebak itu kabel apa” tulis @waon***