Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026 Dibuka Hingga 10 Juni, Wajib Siapkan Dokumen Ini!
HAIJAKARTA.ID- Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026 dibuka hingga 10 Juni, siapkan dokumen ini!
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 resmi membuka tahap prapendaftaran bagi calon murid baru jenjang SMP, SMA, dan SMK.
Tahapan ini menjadi syarat awal yang wajib diikuti peserta sebelum mengikuti proses seleksi penerimaan siswa baru di sekolah negeri.
Berdasarkan informasi resmi yang disampaikan panitia SPMB DKI Jakarta, masa prapendaftaran telah dimulai sejak 19 Mei 2026 dan berlangsung hingga 10 Juni 2026 pukul 12.00 WIB.
Seluruh calon peserta yang memenuhi kriteria diminta segera melakukan pendaftaran dan mengunggah dokumen persyaratan secara daring melalui laman resmi Sidanira.
Tahap prapendaftaran merupakan proses verifikasi data yang dilakukan sebelum calon murid mengikuti tahapan seleksi sesuai jalur penerimaan yang dipilih.
Oleh karena itu, peserta diimbau untuk memastikan seluruh dokumen telah lengkap dan sesuai ketentuan agar tidak mengalami kendala saat proses verifikasi.
Siapa yang Wajib Mengikuti Prapendaftaran?
Panitia SPMB DKI Jakarta menjelaskan bahwa prapendaftaran diperuntukkan bagi calon murid baru yang akan mendaftar ke jenjang SMP, SMA, maupun SMK pada tahun ajaran 2026/2027.
Peserta yang wajib mengikuti tahapan ini meliputi:
- Calon murid yang berdomisili di DKI Jakarta paling lambat 15 Juni 2025.
- Lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026 dari sekolah yang berada di luar Provinsi DKI Jakarta.
- Lulusan tahun 2024 dan 2025 dari sekolah yang berada di wilayah DKI Jakarta.
- Peserta yang tidak sedang terdaftar pada satuan pendidikan lain.
- Lulusan dari satuan pendidikan asing yang ingin mengikuti seleksi SPMB DKI Jakarta.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan validitas data peserta serta mempermudah proses seleksi yang berlangsung secara digital.
Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Jenjang SMP
Bagi calon peserta yang akan mendaftar ke jenjang SMP, sejumlah dokumen wajib harus dipersiapkan dan diunggah ke sistem prapendaftaran.
Dokumen wajib meliputi:
- Kartu Keluarga (KK).
- Nilai rapor kelas 4 semester 1 dan 2.
- Nilai rapor kelas 5 semester 1 dan 2.
- Nilai rapor kelas 6 semester 1.
- Poster Rapor Pendidikan Sekolah.
- Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) Keabsahan Dokumen.
Selain dokumen wajib, peserta yang memiliki prestasi dapat melampirkan dokumen pendukung berupa:
- Surat keterangan peringkat rerata nilai rapor.
- Sertifikat prestasi akademik.
- Sertifikat prestasi nonakademik.
- Sertifikat prestasi hasil seleksi ketat nonperlombaan.
- Sertifikat hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Dokumen tambahan tersebut dapat menjadi nilai pendukung pada jalur penerimaan tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Persyaratan Dokumen untuk SMA dan SMK
Sementara itu, calon peserta jenjang SMA dan SMK juga diwajibkan mengunggah sejumlah dokumen akademik dan administrasi.
Dokumen wajib terdiri atas:
- Kartu Keluarga.
- Nilai rapor kelas 7 semester 1 dan 2.
- Nilai rapor kelas 8 semester 1 dan 2.
- Nilai rapor kelas 9 semester 1.
- Poster Rapor Pendidikan Sekolah.
- Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) Keabsahan Dokumen.
Adapun dokumen tambahan bagi peserta yang memiliki prestasi atau pengalaman organisasi meliputi:
- Surat keterangan peringkat rerata nilai rapor.
- Sertifikat prestasi akademik.
- Sertifikat prestasi nonakademik.
- Surat keputusan kepala sekolah tentang kepengurusan OSIS atau MPK.
- Surat keputusan kepala sekolah tentang kepengurusan ekstrakurikuler.
- Sertifikat prestasi hasil seleksi ketat nonperlombaan.
- Sertifikat hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Panitia menegaskan bahwa dokumen yang bertanda wajib harus diunggah seluruhnya, sedangkan dokumen tambahan hanya diperuntukkan bagi peserta yang memilikinya.
Cara Melakukan Prapendaftaran
Untuk mengikuti prapendaftaran, calon murid baru dapat melakukan langkah-langkah berikut:
- Mengakses laman resmi Sidanira.
- Mengisi formulir prapendaftaran secara lengkap.
- Mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
- Memastikan data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen asli.
- Menunggu proses verifikasi oleh panitia SPMB DKI Jakarta.
Peserta disarankan tidak menunda proses pendaftaran hingga hari terakhir guna menghindari gangguan teknis akibat tingginya trafik pengguna.

