Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi tengah menggelar program catch up campaign (CUC) sampak atau imunisasi tambahan yang berlangsung sejak awal pekan kedua Maret hingga 12 April 2026.

Program ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut Pekan Imunisasi Dunia 2026. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan untuk mengejar anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap guna meningkatkan kekebalan kelompok (herd immunity) di wilayah setempat.

“Adapun CUC Campak di Kota Bekasi sudah berjalan sejak awal pekan kedua Maret hingga 12 April mendatang, bersamaan dengan program sepekan mengejar imunisasi (Penari) dalam rangka pekan imunisasi dunia tahun 2026,” pungkas Satia.

Berlangsung hingga 12 April 2026

Program imunisasi tambahan ini telah dimulai sejak pertengahan Maret 2026 dan akan berlangsung hingga 12 April 2026. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap di berbagai fasilitas layanan kesehatan di Kota Bekasi sebagai bagian dari upaya percepatan sakupan imunisasi.

Program ini tidak bersifat pengejaran status imunisasi rutin sebagai respons terhadap ledakan kasus, melainkan sebagai langkah pengejaran imunisasi rutin bagi anak-anak yang belum lengkap status vaksinasinya.

Tujuan Program

CUC campak di Kota Bekasi juga terintegrasi dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari) yang menjadi bagian dari peringatan Pekan Imunisasi Dunia 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk:

  • Mengejar target imunisasi anak yang belum lengkap
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi
  • Memperkuat perlindungan kesehatan anak secara menyeluruh

Satia menegaskan bahwa program ini berbeda dengan outbreak response immunization (ORI) yang hanya dilakukan saat terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Untuk saat ini, Kota Bekasi melakukan CUC bukan ORI (outbreak response immunization),” kata Satia.

Ia juga memastikan bahwa hingga saat ini belum terdapat indikasi KLB campak di Kota Bekasi, sehingga pelaksanaan imunisasi masih dalam tahap penguatan cakupan, bukan penanganan darurat.

Melalui program ini, Dinkes Kota Bekasi berharap capaian imunisasi anak dapat meningkat dan memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat, khususnya anak-anak.