Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – SE Mudik Lebaran DKI Jakarta disiapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI sebagai imbauan bagi warga yang hendak pulang kampung, sekaligus memperkuat pengamanan lingkungan dan menambah fasilitas transportasi tanpa biaya pada musim arus pulang tahun ini.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan surat edaran tersebut akan ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) dan ditunjukan kepada masyarakat yang berencana bepergian agar melapor kepada pengurus wilayah setempat.

“Jadi kami akan membuat surat edaran yang akan ditandatangani oleh Sekda, meminta kepada warga yang mudik untuk melapor terlebih dahulu, apakah kepada RT, RW, atau Kelurahan setepat,” kata Pranomo Anung dikutip dari Antara, pada Jumat (27/2/2026).

Meski demikian, Ia belum merinci waktu penertiban dokumen tersebut. Namun, Gubernur DKI Jakarta tersebut menekankan pentingnya menjaga ktertiban serta keselamatan rumah yang ditinggalkan selama periode Lebaran.

Ia juga mengatakan, jika akan mengaktifkan kembali Sestem Keamanan Lingkungan (Siskamling) selama periode mudik.

“Maka nanti siskamling ketika saat mudik, akan kami galakkan kembali,” ujar Pranomo.

Pengamanan Lingkungan Diperkuat

Langkah administrasi melalui surat edaran dilakukan untuk memastikan koordinasi di tingkat RT, RW, hingga kelurahan berjalan optimal. Dengan pelaporan tersebut, aparat lingkungan dapat memantau hunian kosong dan meminimalkan potensi gangguan keamanan.

Pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan menjadi bagian dari strategi pencegahan selama arus mudik dan balik berlangsung. Skema ini diharapkan menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang meninggalkan tempat tinggalnya beberapa hari.

Armada Gratis Bertambah, Kuota Penumpang Meningkat

Selain aspek keamanan, pemerintah daerah kembali menggelar program transportasi tanpa biaya bagi warga. Tahun ini, jumlah armada untuk keberangkatan mencapai 366 unit, naik dibandingkan 2025 yang menyediakan 293 unit bus.

Untuk arus kembali ke ibu kota, disiapkan 295 unit dari 20 kota tujuan dengan kapasitas sekitar 11.800 peserta. Angka tersebut lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang menyiapkan 228 unit.

Tidak hanya untuk pebumpang, fasilitas pengangkutan kendaraan roda dua juga tetap tersedia. Sekitar 15 truk disediakan untuk membawa kurang lebih 50 sepeda motor saat keberangkatan, dan jumlah yang sama disiapkan untuk arus balik.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi mudikgratis.jakarta.go.id dengan melampirkan KTP dan Kartu Keluarga (KK). Registrasi dibagi dalam tiga klaster berdasarkan kota tujuan.

Peserta yang membawa sepeda motor wajib menyertakan STNK. Keberangkatan dijadwalkan pada 17 Maret 2026 dari kawasan Monumen Nasional (Monas), sedangkan pengiriman kendaraan roda dua dilaksanakan sehari sebelumnya, 16 Maret 2026, di Terminal Pulogadung.