Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta, Surabaya, hingga Bekasi menjadi perhatian publik setelah memasang pagar besi dengan tinggi sekitar 2,5 hingga 3 meter di area bagian depan mal.

Fenomena tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai alasan di balik pemasangan pagar tersebut.

Berdasarkan pantauan dari berbagai unggahan di media sosial, pagar besi terlihat telah dipasang di beberapa mal besar yang berada di bawah pengelolaan Pakuwon Group.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang mengaitkan pemasangan pagar tersebut dengan agenda tertentu maupun situasi keamanan khusus.

Menanggapi ramainya perbincangan publik, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, menjelaskan bahwa pemasangan pagar merupakan langkah pengelola pusat perbelanjaan dalam meningkatkan sistem keamanan sekaligus mengatur akses keluar-masuk pengunjung.

Menurut Alphonzus, pengamanan fisik seperti pagar merupakan bagian dari standar pengelolaan pusat perbelanjaan modern, terutama di kawasan yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat tinggi atau berpotensi mengalami kepadatan pengunjung pada waktu-waktu tertentu.

Selain berfungsi sebagai pembatas area, keberadaan pagar juga dinilai dapat membantu petugas keamanan dalam mengendalikan arus pengunjung, mengantisipasi keadaan darurat, serta memperkuat sistem pengamanan kawasan mal secara menyeluruh.

Fenomena ini bermula setelah sejumlah pengguna media sosial mengunggah foto-foto mal yang memasang pagar besi tinggi di bagian depan gedung.

Unggahan tersebut kemudian viral dan memicu berbagai pertanyaan dari warganet mengenai alasan pemasangan pagar yang dilakukan hampir bersamaan di beberapa kota.

Daftar pusat perbelanjaan yang disebut telah memasang pagar antara lain:

  • Surabaya
  • Pakuwon Mall Surabaya
  • Royal Plaza
  • Pakuwon City Mall
  • Tunjungan Plaza
  • Jakarta
  • Kota Kasablanka (Kokas)
  • Gandaria City
  • Bekasi
  • Pakuwon Mall Bekasi

Sementara itu, beredar pula informasi mengenai Blok M Plaza sebagai mal yang diduga akan melakukan langkah serupa.

Namun hingga saat ini belum terdapat konfirmasi resmi mengenai pemasangan pagar di lokasi tersebut.

Warganet juga menyoroti bahwa sebagian besar mal yang telah memasang pagar berada dalam jaringan Pakuwon Group, sehingga muncul dugaan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari standar operasional perusahaan.

Meski demikian, hingga berita ini ditulis belum ada pernyataan resmi dari pihak Pakuwon Group mengenai apakah kebijakan tersebut akan diterapkan di seluruh pusat perbelanjaan yang mereka kelola.

Pengamat keamanan perkotaan menilai langkah pemasangan pagar merupakan hal yang lazim dilakukan pengelola fasilitas publik sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko.

Pengamanan fisik dapat membantu mengendalikan akses kendaraan maupun pejalan kaki, terutama saat berlangsung kegiatan dengan jumlah pengunjung yang tinggi.

Hingga saat ini, tidak ada informasi resmi dari aparat keamanan maupun pemerintah yang menyebutkan bahwa pemasangan pagar tersebut berkaitan dengan ancaman keamanan tertentu.

APPBI juga menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari peningkatan sistem keamanan dan pengelolaan operasional pusat perbelanjaan agar aktivitas pengunjung tetap berlangsung dengan aman, nyaman, dan tertib.