sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi masyarakat yang berencana mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali membuka layanan Simulasi Computer Assisted Test (CAT) yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh calon peserta seleksi aparatur sipil negara.

Fasilitas ini disediakan sebagai sarana latihan agar peserta lebih memahami mekanisme pelaksanaan ujian berbasis komputer yang digunakan dalam proses seleksi ASN.

Melalui simulasi tersebut, peserta dapat merasakan pengalaman mengerjakan soal dengan tampilan dan sistem yang menyerupai ujian resmi.

Sarana Latihan untuk Mengukur Kesiapan Peserta

Simulasi CAT BKN dirancang untuk membantu peserta mengukur sejauh mana kesiapan mereka sebelum menghadapi tes sebenarnya.

Selain mengenal format soal, peserta juga dapat mengevaluasi kemampuan yang telah dipelajari selama masa persiapan.

Dengan mengikuti simulasi secara berkala, calon peserta dapat mengetahui materi yang masih perlu diperdalam serta memperbaiki strategi pengerjaan soal.

Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan diri saat menghadapi seleksi resmi.

Tak hanya itu, simulasi juga membantu peserta melatih kemampuan mengatur waktu pengerjaan.

Pengelolaan waktu menjadi salah satu faktor penting dalam ujian CAT karena setiap peserta harus menyelesaikan sejumlah soal dalam batas waktu yang telah ditentukan.

Mengenal Sistem CAT yang Digunakan dalam Seleksi ASN

Computer Assisted Test (CAT) merupakan metode ujian berbasis komputer yang mulai diterapkan BKN sejak tahun 2013.

Sejak saat itu, sistem ini menjadi standar nasional dalam proses rekrutmen aparatur sipil negara di Indonesia.

Penerapan CAT bertujuan menciptakan proses seleksi yang lebih transparan, objektif, dan akuntabel.

Seluruh jawaban peserta diproses secara otomatis oleh sistem sehingga potensi kecurangan dapat diminimalkan.

Keunggulan lain dari sistem ini adalah hasil nilai peserta dapat diketahui secara langsung setelah ujian selesai.

Dengan demikian, peserta tidak perlu menunggu proses koreksi yang memakan waktu lama.

Selain menjamin transparansi, CAT juga memudahkan proses pengawasan dan audit karena seluruh aktivitas peserta selama ujian terekam dalam sistem.

Hal ini membuat proses seleksi lebih terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Cara Mengikuti Simulasi CAT BKN 2026

Bagi masyarakat yang ingin mencoba simulasi CAT BKN, berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:

1. Akses Situs Resmi CAT BKN

Peserta dapat membuka platform simulasi melalui situs resmi CAT BKN di:

2. Registrasi Akun Baru

Pengguna yang belum memiliki akun diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu dengan mengisi data diri, informasi kontak, dan riwayat pendidikan secara lengkap dan benar.

3. Login ke Sistem

Bagi pengguna yang telah memiliki akun, cukup masuk menggunakan username atau alamat email yang terdaftar, kata sandi, serta kode captcha yang tersedia.

4. Pilih Jenis Simulasi

Setelah masuk ke dashboard, peserta dapat memilih jenis simulasi yang tersedia, yaitu:

  • Simulasi CAT Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS
  • Simulasi CAT Seleksi Kompetensi PPPK

5. Mulai Ujian

Klik menu “Mulai Ujian Sekarang” untuk memulai simulasi sesuai pilihan.

6. Kerjakan Soal Hingga Selesai

Peserta dapat mengerjakan seluruh soal sesuai waktu yang telah ditentukan oleh sistem.

7. Lihat Hasil Secara Langsung

Setelah simulasi berakhir, nilai akan ditampilkan secara otomatis sehingga peserta dapat langsung mengetahui hasil latihan mereka.

8. Ulangi Simulasi Jika Diperlukan

Apabila ingin berlatih kembali, peserta dapat menggunakan fitur “Reset Hasil Ujian” untuk mengulang simulasi dari awal.

CPNS 2026 Belum Dibuka, Pemerintah Beri Sinyal Rekrutmen Akan Digelar

Sementara itu, hingga akhir Mei 2026 pemerintah masih belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan seleksi CPNS 2026.

Kepala  menyatakan bahwa proses persiapan masih berlangsung dan pemerintah belum menetapkan tanggal pendaftaran.

Meski demikian, sejumlah pernyataan pejabat pemerintah menunjukkan bahwa rekrutmen CPNS tahun 2026 berpeluang besar tetap dilaksanakan.

Sebelumnya, Menteri  mengisyaratkan adanya kebutuhan pengadaan ASN baru pada tahun ini.

Salah satu alasan yang mendasari rencana pembukaan seleksi adalah tingginya jumlah aparatur sipil negara yang memasuki masa pensiun.

Diperkirakan sekitar 160 ribu ASN akan purna tugas sepanjang tahun 2026 sehingga pemerintah perlu melakukan regenerasi dan pengisian formasi di berbagai instansi.