STTN BKPPN PKS Jakarta Barat Gelar Pelatihan Budidaya Anggur di Pekarangan Rumah
HAIJAKARTA.ID — BKPPN DPD PKS Jakarta Barat menggelar kegiatan Sekolah Tani Ternak dan Nelayan (STTN) bertajuk Pelatihan Budidaya Tanaman Anggur di Pekarangan Rumah pada Ahad, 8 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan rumah agar lebih produktif.
Pelatihan berlangsung pukul 13.00 hingga 16.00 WIB di Rumah Bang Royani, Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Dalam kegiatan tersebut, warga mendapatkan pembekalan tentang teknik dasar menanam dan merawat tanaman anggur di lingkungan perkotaan.
Narasumber yang dihadirkan adalah Syafwan, S.E., M.M., seorang penggiat anggur dari ASPAI yang aktif mengembangkan budidaya anggur di kawasan perkotaan.
Ketua BKPPN PKS Jakarta Barat, Syaipul, S.Kom., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat agar mampu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.
“Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat tentang cara menanam dan merawat tanaman anggur di pekarangan rumah, meskipun dengan lahan yang terbatas,” ujar Syaipul.
Dalam sesi pemaparan materi, Syafwan menjelaskan berbagai teknik dasar budidaya anggur yang dapat diterapkan masyarakat. Materi yang disampaikan mencakup pemilihan bibit unggul, penggunaan media tanam yang tepat, teknik pemangkasan, hingga perawatan tanaman agar dapat berbuah secara optimal.
Ia juga membagikan pengalaman praktik budidaya anggur yang selama ini dikembangkan di lingkungan perkotaan. Menurutnya, tanaman anggur tetap dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik meskipun ditanam di pekarangan rumah.
“Keberhasilan menanam anggur tidak selalu bergantung pada luas lahan, tetapi pada teknik perawatan yang tepat serta konsistensi dalam pemeliharaan tanaman,” jelasnya.
BKPPN DPD PKS Jakarta Barat berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin tertarik memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif yang dapat mendukung ketahanan pangan keluarga.
Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Warga yang hadir juga berkesempatan berdiskusi langsung mengenai berbagai kendala serta solusi dalam budidaya anggur di lingkungan rumah.

