Tabel KUR BSI Maret 2026 lengkap: Pinjaman Rp1 Juta-Rp100 Juta, Cicilan Mulai Rp30 Ribuan!
HAIJAKARTA.ID- Tabel KUR BSI Maret 2026 menjadi salah satu topik yang banyak dicari oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Program pembiayaan ini dinilai mampu membantu pengusaha kecil memperoleh tambahan modal dengan skema syariah yang lebih ringan dan fleksibel.
KUR BSI menawarkan pembiayaan usaha dengan margin yang relatif terjangkau serta pilihan jangka waktu pembayaran yang dapat disesuaikan dengan kemampuan debitur.
Dengan adanya simulasi tabel cicilan, calon peminjam dapat memperkirakan jumlah angsuran per bulan sebelum mengajukan pembiayaan ke pihak bank.
Program ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha kecil agar mampu mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan.
Plafon Pembiayaan dan Ketentuan KUR BSI 2026
Pada tahun 2026, Bank Syariah Indonesia menyediakan pembiayaan KUR dengan plafon yang cukup beragam, mulai dari Rp1 juta hingga Rp500 juta.
Besaran plafon yang diberikan kepada debitur akan disesuaikan dengan jenis pembiayaan serta kondisi usaha yang dijalankan.
Untuk kategori pembiayaan usaha skala kecil seperti KUR Super Mikro dan Mikro, tenor atau jangka waktu cicilan umumnya tersedia hingga 36 bulan.
Dalam beberapa kondisi tertentu, jangka waktu pembiayaan bahkan dapat diperpanjang hingga 48 bulan sesuai kebijakan bank.
Besaran cicilan setiap bulan ditentukan oleh beberapa faktor utama, antara lain jumlah pinjaman yang diajukan serta lama waktu angsuran yang dipilih oleh debitur.
Semakin panjang tenor yang dipilih, biasanya cicilan per bulan menjadi lebih ringan meskipun total pembayaran akan lebih besar.
Karena itu, memahami simulasi tabel angsuran sangat penting agar pelaku usaha dapat menyesuaikan pinjaman dengan kemampuan finansialnya.
Simulasi Angsuran KUR BSI Pinjaman Rp1 Juta hingga Rp10 Juta
Dalam skema KUR Super Mikro, pinjaman ditujukan bagi pelaku usaha pemula atau usaha mikro yang membutuhkan tambahan modal dengan nominal relatif kecil.
Sebagai gambaran, pinjaman sebesar Rp1 juta memiliki estimasi cicilan sekitar Rp86.066 per bulan untuk tenor 12 bulan.
Jika tenor diperpanjang menjadi 24 bulan, cicilannya turun menjadi sekitar Rp44.320 per bulan, sementara untuk tenor 36 bulan angsuran diperkirakan sekitar Rp30.421 per bulan.
Sementara itu, untuk pinjaman Rp5 juta, cicilan bulanan diperkirakan sekitar Rp430 ribu jika diambil dengan tenor 12 bulan.
Jika jangka waktu diperpanjang hingga 24 bulan, cicilan menjadi sekitar Rp221 ribu per bulan, sedangkan untuk tenor 36 bulan berkisar Rp152 ribu per bulan.
Pada pinjaman maksimal KUR Super Mikro sebesar Rp10 juta, cicilan diperkirakan sekitar Rp860 ribu per bulan untuk tenor satu tahun.
Apabila dipilih tenor dua tahun, angsuran menjadi sekitar Rp443 ribu per bulan, dan sekitar Rp304 ribu per bulan jika menggunakan tenor tiga tahun.
Simulasi ini memberikan gambaran kepada pelaku usaha mengenai pilihan cicilan yang paling sesuai dengan kemampuan keuangan mereka.
Simulasi Cicilan KUR BSI Mikro hingga Rp100 Juta
Selain KUR Super Mikro, Bank Syariah Indonesia juga menyediakan program KUR Mikro yang diperuntukkan bagi pelaku usaha yang telah menjalankan bisnisnya minimal enam bulan dan membutuhkan modal yang lebih besar.
Pada pinjaman Rp20 juta, cicilan per bulan diperkirakan sekitar Rp1,72 juta untuk tenor 12 bulan. Jika diperpanjang menjadi 24 bulan, cicilan turun menjadi sekitar Rp886 ribu, sedangkan untuk tenor 36 bulan berkisar Rp608 ribu per bulan.
Untuk pinjaman Rp50 juta, angsuran bulanan diperkirakan sekitar Rp4,3 juta jika diambil dengan tenor satu tahun.
Apabila tenor diperpanjang menjadi dua tahun, cicilan menjadi sekitar Rp2,2 juta per bulan, dan sekitar Rp1,52 juta jika menggunakan tenor tiga tahun.
Sementara itu, pada pinjaman Rp100 juta, cicilan diperkirakan sekitar Rp8,6 juta per bulan untuk tenor 12 bulan.
Jika tenor diperpanjang hingga 24 bulan, cicilan menjadi sekitar Rp4,4 juta per bulan, dan sekitar Rp3 juta per bulan untuk tenor 36 bulan.
Meski demikian, perlu dipahami bahwa angka cicilan tersebut merupakan simulasi. Besaran angsuran yang sebenarnya dapat berubah sesuai kebijakan bank serta program subsidi pemerintah yang berlaku.
Jenis Program KUR BSI bagi Pelaku Usaha
Secara umum, program KUR di Bank Syariah Indonesia terbagi menjadi dua kategori utama yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha.
Program pertama adalah KUR Super Mikro yang ditujukan bagi pelaku usaha pemula dengan kebutuhan modal yang relatif kecil.
Program ini memiliki plafon maksimal hingga Rp10 juta dan biasanya tidak memerlukan jaminan tambahan.
Sementara itu, KUR Mikro ditujukan bagi pelaku UMKM yang sudah menjalankan usaha secara aktif.
Plafon pembiayaan program ini berkisar antara Rp10 juta hingga Rp100 juta dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan usaha, baik untuk modal kerja maupun investasi ringan.
Syarat dan Cara Mengajukan KUR BSI 2026
Untuk dapat mengajukan pembiayaan KUR BSI, calon debitur harus memenuhi sejumlah persyaratan dasar.
Salah satunya adalah berstatus sebagai warga negara Indonesia serta berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
Selain itu, calon peminjam juga harus memiliki usaha yang telah berjalan sekurang-kurangnya enam bulan.
Dokumen identitas serta dokumen usaha juga perlu disiapkan sebagai bagian dari proses verifikasi.
Pengajuan pembiayaan dapat dilakukan melalui aplikasi layanan digital BSI, datang langsung ke kantor cabang Bank Syariah Indonesia terdekat, atau melalui situs resmi bank.
Setelah pengajuan dilakukan, pihak bank akan melakukan proses verifikasi data dan survei usaha sebelum pembiayaan disetujui dan dana dicairkan.
Pentingnya Perencanaan Pinjaman bagi UMKM
Memahami tabel simulasi cicilan KUR BSI menjadi langkah penting bagi pelaku usaha sebelum mengajukan pinjaman.
Dengan perhitungan yang matang, pelaku usaha dapat menyesuaikan jumlah pinjaman dengan kemampuan pembayaran agar tidak menimbulkan beban finansial di kemudian hari.
Program KUR sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM di Indonesia.
Dengan dukungan pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau, diharapkan sektor usaha kecil dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional

