Taksi Tersambar Kereta di Jakarta Pusat, Sopir Diduga Terobos Palang
HAIJAKARTA.ID – Insiden mobil taksi tersambar kereta di Jakarta Pusat terjadi di Jalan Industri, Sawah Besar, Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 11.18 WIB.
Kecelakaan tersebut berlangsung di perlintasan sebidang JPL 11 lintas Stasiun Kampung Bandan-Kemayoran dan sempat terekam video warga.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @jabodetabek24info, mobil taksi listrik terlihat tertabrak rangkaian kereta api pada bagian depan kendaraan.
Kejadian ini mengundang perhatian publik karena terjadi di tengah kepadatan lalu lintas kawasan tersebut.
Kronologi Taksi Tersambar Kereta di Jakarta Pusat
Menurut laporan awal Pusat Pengendali Perjalanan Kereta Api (Pusdalopka) Daop 1 Jakarta, palang pintu perlintasan sebenarnya sudah dalam kondisi tertutup saat kereta akan melintas. Namun, pengemudi taksi diduga tetap memaksakan kendaraan melaju dengan arah yang tidak semestinya.
Akibat pelanggaran tersebut, tabrakan tidak dapat dihindari dan menyebabkan bagian depan mobil taksi mengalami kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mobil taksi tersambar kereta di Jakarta Pusat ini.
KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tetap Aman
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa KAI bersama kepolisian dan pihak terkait telah melakukan penanganan di lokasi kejadian. Ia memastikan operasional kereta api tetap berjalan normal pascainsiden.
“KAI turut prihatin atas insiden ini. Berdasarkan informasi awal, pengendara kendaraan dilaporkan selamat,” ujar Franoto saat dikonfirmasi, Kamis (1/1/2026).
Ia menambahkan, hasil pemeriksaan teknis di Stasiun Kemayoran menunjukkan rangkaian KA L303-2 tetap dalam kondisi aman dan laik operasi.
Meski ditemukan komponen pen claw yang bengkok, hal tersebut tidak memengaruhi keselamatan perjalanan kereta api.
Imbauan KAI
Franoto kembali menegaskan bahwa perlintasan sebidang merupakan titik rawan kecelakaan jika pengguna jalan tidak mematuhi aturan lalu lintas. Kereta api memiliki jarak pengereman yang panjang dan tidak dapat berhenti secara mendadak.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhenti ketika sinyal berbunyi dan palang pintu mulai menutup. Jangan memaksakan diri melintas,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Satu keputusan keliru di perlintasan sebidang dapat berakibat fatal, seperti pada peristiwa mobil taksi tersambar kereta di Jakarta Pusat ini.
