Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID –  Kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan warga di sebuah kios ayam goreng daerah Kabupaten Bekasi akhirnya mulai menemukan titik terang. Polisi mengungkap motif di balik aksi keji tersebut.

Korban berinisial AH (39) sebelumnya ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di dalam freezer sebuah kios ayam geprek di wilayah Serang Baru. Kasus ini terungkap sejak Senin, (30/3/2026).

Motif Ekonomi Jadi Pemicu

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hemanto mengungkapkan bahwa pembunuhan tersebut dilakukan oleh pelaku dengan tujuan menguasai barang berharga milik korban.

“Untuk motifnya ekonomi. Kedua pelaku ingin menguasai motor dan HP korban serta ingin menguasai kendaraan operasional tempat kerjanya,” kata Budi pada Selasa, (31/3/2026).

Dua pelaku utama yang sebelumnya telah diamankan diketahui berinisial S dan DS alias ANS. Keduanya merupakan rekan kerja korban di kos ayam tersebut.

Dalam pengembangan kasus, polisi kembali menangkap satu orang pelaku tambahan berinisial A yang berperan sebagai penadah hasil kejahatan.

“Penyidik juga sudah mengamankan penadah hasil penerima barang yang diambil dan dijual,” ucapnya.

Kasubdit Jatanras Direskrimum Polda Metro Jaya, Abdul Rahim mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihak kepolisian menelusuri barang bukti yang hilang dari lokasi kejadian.

“Alhamdullilah, tim Jatanras Polda Metro sudah melakukan penangkapan terhadap satu orang lagi dengan inisial A. Yang bersangkutan berperan sebagai penadah hasil kejahatannya,” kata Rahim.

Diketahui, sebelumnya dua unit sepeda motor yang dibawa kabur oleh pelaku utama, S dan DS yang dijual kepada A.

Potongan Tubuh Korban Ditemukan

Selain itu, polisi juga berhasil menemukan bagian tubuh korban yang sebelumnya hilang. Berdasarkan pengakuan para pelaku, potongan tangan dan kaki korban dibuang secara terpisah di wilayah Cariu.

“Potongan tubuh korban yang lain, yakni tangan dan kakinya, sudah ditemukan. Dibuang secara terpisah oleh pelaku di daerah Cariu, Bogor,” jelas Rahim.

Reaksi Warganet

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah video penemuan jasad korban viral di media sosial. Banyak warganet mengaku ngeri dengan cara pelaku menghilangkan jejak dengan menyimpan jasad korban di dalam freezer.

Sejumlah warganet turut menyampaikan keprihatinan, tidak hanya kepada korban, tetapi juga kepada pemilik usaha yang terdampak dari kejadian tersebut.

“Kasian sama yang punya usahanya auto tutup ini padahal udah dikasih kerjaan juga malah nyusahin orang,” tulis akun @Luqm***

“Duh kasian yg punya usaha & yg punya kiosnya juga,” tulis @ifeev***

“Ya Allah kasihan banget mana cuma pekerja lepas yg gajinya gak seberapa innalillahi wa innalillahi rojiun,” tulis akun @Adek Riz***