Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan menerapkan Uji Coba One Way Terowongan Jalan Desa Tapos Depok mulai 7 Mei 2026.

Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di kawasan tersebut.

Uji Coba One Way Terowongan Jalan Desa Tapos Depok

Penerapan sistem satu arah (SSA) ini difokuskan pada area terowongan di Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, yang selama ini dikenal sebagai titik rawan kepadatan lalu lintas.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Depok, Ari Manggala, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil karena kondisi terowongan yang kerap mengalami antrean panjang, terutama akibat kendaraan besar yang kesulitan melintas.

“Penerapan sistem satu arah ini difokuskan di area terowongan yang sering terjadi antrean panjang, termasuk kendaraan barang yang kerap tersangkut karena ruang yang terbatas,” ujar Ari, Rabu (29/4/2026).

Pengalihan Arus ke Jalur Alternatif

Dalam pelaksanaan Uji Coba One Way Terowongan Jalan Desa Tapos Depok, pengendara yang menuju wilayah Leuwinanggung, Cikeas, dan Cibubur akan dialihkan ke jalur alternatif.

Dishub telah menyiapkan rute pengganti melalui Jalan Raya Tapos dan Jalan Boulevard Cimanggis Golf Estate (CGE) guna mengurangi beban lalu lintas di terowongan.

Ari menyebutkan bahwa kebijakan ini merupakan respons atas keluhan masyarakat terkait kondisi lalu lintas yang sering macet.

“Pengalihan arus kendaraan dilakukan karena kondisi antrean yang panjang serta kendaraan besar yang kerap tersangkut di dalam terowongan,” katanya.

Uji Coba Berlangsung Dua Pekan

Program Uji Coba One Way Terowongan Jalan Desa Tapos Depok akan berlangsung selama dua pekan dan diterapkan hingga malam hari. Selama periode tersebut, Dishub bersama aparat gabungan akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala.

Sebanyak 20 personel gabungan dari Dishub, kepolisian, Satpol PP, dan unsur kewilayahan akan dikerahkan dalam dua shift untuk memastikan kelancaran pelaksanaan di lapangan.

Dishub Depok juga telah mengidentifikasi lima titik utama yang menjadi fokus pengaturan selama uji coba berlangsung, yakni:

  • Akses Exit Tol Cimanggis menuju Jalan Desa
  • Akses menuju Boulevard CGE
  • Simpang Tiga Kebayunan
  • Simpang Tiga SPBU
  • Simpang Empat Keramat

Kelima titik tersebut merupakan jalur vital yang menjadi simpul pergerakan kendaraan menuju kawasan Leuwinanggung dan sekitarnya.

Berbagai persiapan telah dilakukan untuk mendukung Uji Coba One Way Terowongan Jalan Desa Tapos Depok, mulai dari pemasangan rambu lalu lintas, penerangan jalan umum, hingga penempatan water barrier dan traffic cone.

Selain itu, penyesuaian marka jalan juga dilakukan untuk membantu pengendara selama masa uji coba berlangsung.

Dishub mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas selama kebijakan ini diterapkan. Pengguna jalan juga diminta menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari kepadatan.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan serta optimalisasi jaringan jalan. Kami berharap masyarakat dapat bersabar karena kebijakan ini akan terus dievaluasi,” ujar Ari.