Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Kelurahan Cengkareng Barat terus mengintensifkan program urban farming Cengkareng Barat sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis wilayah.

Program ini juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan hijau dan produktif di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

Upaya tersebut terlihat saat Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan Kelurahan Cengkareng Barat, Rafli Firdaus, melakukan monitoring langsung kegiatan urban farming yang dikelola oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama warga di Komplek Taman Palem Lestari RT 009 RW 018, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Monitoring Urban Farming Cengkareng Barat

Strategi Cengkareng Barat Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Wilayah, Fokus Milik Sendiri

Dalam kegiatan tersebut, Rafli meninjau perkembangan tanaman, pemanfaatan lahan sempit, hingga perawatan kebun yang dikelola secara kolaboratif.

Program urban farming Cengkareng Barat dinilai mampu mengoptimalkan ruang terbatas menjadi sumber pangan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rafli Firdaus menegaskan pentingnya program ini dalam membangun kesadaran warga.

“Urban farming ini bukan sekadar kegiatan menanam, tetapi juga upaya membangun kesadaran bersama tentang pentingnya memanfaatkan lahan kosong agar lebih bermanfaat. Kami ingin kegiatan ini terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ucap Rafli.

Ia juga menambahkan bahwa program ini menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan di wilayah perkotaan.

“Kami melihat potensi besar dari urban farming ini untuk mendukung kebutuhan pangan warga, terutama dalam skala rumah tangga,” katanya.

Peran PPSU dalam Urban Farming

Menurut Rafli, keterlibatan petugas PPSU dalam program urban farming Cengkareng Barat menunjukkan peran aktif aparatur wilayah dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.

“Peran PPSU tidak hanya sebatas menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam menghadirkan ruang hijau produktif di tengah permukiman,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa pihak kelurahan akan terus melakukan pembinaan secara rutin.
“Kami akan terus melakukan pembinaan dan monitoring agar program ini berjalan berkelanjutan dan tidak berhenti sebagai kegiatan sementara,” tuturnya.

Dampak Positif bagi Ketahanan Pangan

Dalam peninjauan tersebut, Rafli turut memberikan apresiasi kepada petugas PPSU yang dinilai konsisten merawat area tanam.

“Kami sangat mengapresiasi konsistensi petugas PPSU dalam merawat kebun ini sehingga tetap produktif dan tertata dengan baik,” ungkapnya.

Ia menilai berbagai jenis tanaman yang dibudidayakan memiliki potensi besar dalam mendukung kebutuhan pangan warga.

“Tanaman yang dikembangkan di sini cukup beragam dan berpotensi memenuhi kebutuhan pangan skala rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal,” jelasnya.

Program urban farming Cengkareng Barat juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan lahan terbatas di perkotaan.

“Harapannya, urban farming ini tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi bisa berkembang menjadi gerakan bersama di lingkungan warga,” pungkasnya.

Kelurahan Cengkareng Barat memastikan monitoring rutin akan terus dilakukan guna menjaga kualitas program, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.