Viral Injak Al-Qur’an, Dua Perempuan di Lebak Ditangkap Polda Banten
HAIJAKARTA.ID – Dua perempuan berinisial MT dan NL ditangkap oleh Polda Banten pada Jumat (10/4/2026) malam terkait video viral yang memperlihatkan tindakan menginjak Al-Qur’an.
Keduanya diamankan dari kediamannya di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak.
Kepala Bidang Humas Polda Banten, Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan, peristiwa tersebut bermula dari kecurigaan NL terhadap MT yang diduga mencuri barang di sebuah salon.
Tuduhan tersebut dibantah oleh MT. Naun, NL memudian meminta MT untuk bersumpah menggunakan Al-Qur’an.
“Dalam proses tersebut, diduga terjadi dindakan menginjak Al-Qur’an yang kemudian direkam dan tersebar luas di media sosial pada Rabu (8/4/2026),” kata Maruli dikutip pada Sabtu, (11/4/2026).
Video Viral Injak Al-Qur’an
Dalam rekamana yang tersebar luas di media sosial, kedua perempuan tersebut terlihat melakukan sumpah. Sebelum aksi tersebut terjadi, keduanya sempat berbincang.
Setelah itu, perempuan yang mengenakan daster terlihat menginjak Al-Qur’an. Aksi tersebut direkam dan kemudian viral di berbagai platform media sosial.
Polisi Lakukan Penanganan Intensif
Maruli menambahkan, setelah video tersebut menyebar luas, polisi langsung bergerak cepat dengan mengamankan keduanya guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
“Kami telah mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif. Penanganan perkara ini akan dilakukan secara profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelas Maruli.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang beredar di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, serta tidak menyebarluaskan kembali video yang dapat memicu keresahan. Percayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” ucapnya.
Reaksi Warganet
Video tersebut menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mengaku heran sekaligus geram atas tindakan yang dianggap sensitif dan berpotensi memicu konflik.
“Tangkap yg nyuruh injak quran” tulis akun @muhmue***
“Astaqfirullah aladzim” tulis @yullyhar***
“Dia bukan di paksa kali min memang mereka sengaja itu biar viral,” tulis akun @abasp***

