Viral Rekaman CCTV Pencurian Ayam di Cilangkap Depok, 3 Remaja Diselesaikan Lewat Restorative Justice
HAIJAKARTA.ID – Viral Rekaman CCTV pencurian ayam di Cilangkap Depok menjadi perhatian publik setelah rekaman aksi tiga remaja pria mencuri ayam tersebar luas di media sosial.
Kasus tersebut akhirnya diselesaikan melalui mekanisme restorative justice setelah korban menyatakan ikhlas dan tidak menuntut para pelaku.
“Iya (diselesaikan restorative justice)” ujar Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono saat dihubungi detikcom, Jumat (16/1/2026).
Aksi pencurian ayam tersebut rekaman kamera pengawas yang menunjukkan aksi tiga remaja berboncengan satu sepeda motor di sebuah gang wilayah Cilangkap, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat.
Kronologi Aksi Pencurian Terekam CCTV
Peristiwa pencurian itu terjadi pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Saat kejadian, pemilik rumah tengah tertidur dan tidak menyadari dua ekor ayam miliknya diambil dari kandang yang berada di depan rumah.
Dari rekaman CCTV yang viral, terlihat tiga remaja melintas menggunakan satu sepeda motor.
Dua orang kemudian turun dan langsung mengambil ayam yang telah diincar sebelum melarikan diri.
“Telah terjadi pencurian dua ekor ayam di dalam kandang yang kandangnya berada di depan rumah korban di saat korban sedang tertidur,” ujar Jupriono dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026).
Keesokan harinya, korban menyadari ayam miliknya hilang dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Petugas kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) untuk penyelidikan lebih lanjut.
Korban Ikhlas, Kasus Diselesaikan Restorative Justice
Setelah dilakukan penelusuran, pihak kepolisian memediasi korban dan para pelaku.
Proses mediasi digelar pada Rabu (14/1/2026) dengan menghadirkan orang tua ketiga remaja tersebut.
Jupriono menyampaikan korban memilih menyelesaikan perkara secara kekeluargaan dan tidak menuntut secara hukum.
Sebagai bentuk tanggung jawab, 2 ekor ayam diserahkan kembali kepada korban.
“Ibu sudah ikhlas dan tidak menuntut. Saya nitip 2 ayam ke ibu yang jadi korban pencurian ayam,” jelasnya.
Ia berharap penyelesaian ini menjadi pelajaran bagi para remaja agar tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.
“Mudah-mudahan cara yang kita lakukan hari ini menjadi pembelajar bagi semuanya supaya anak-anak jangan sampai melakukan tindak pidana,” tutupnya.

