sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Viral warga Sumenep berangkat tarawih dapat Rp 300 ribu menjadi sorotan publik setelah video kerumunan jemaah yang sudah memadati masjid sejak siang hari beredar di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, warga terlihat datang lebih awal untuk mencari posisi salat yang nyaman dan bertahan hingga pelaksanaan tarawih pada malam hari.

Peristiwa itu terjadi di Sumenep, Jawa Timur. Sejumlah jemaah tampak duduk dan menempati area masjid sejak siang, bahkan ada yang menggelar sajadah hingga ke badan jalan karena membludaknya peserta

Antusiasme tersebut disebut berkaitan dengan tradisi tahunan zakat mal Said Abdullah, politisi PDIP sekaligus Ketua Banggar DPR RI.

Disebutkan, zakat dibagikan dalam bentuk amplop dengan nominal mencapai Rp 300 ribu kepada jemaah yang mengikuti salat tarawih.

Antusiasme Warga Masjid Dipadati Jemaah

Dalam video yang beredar, suasana sekitar masjid tampak ramai oleh warga yang ingin memastikan mendapatkan tempat di dalam area salat. Mereka sudah hadir berjam-jam sebelum waktu tarawih dimulai.

Sebagian jemaah memilih menunggu di lokasi hingga malam tiba. Kepadatan pun meluas hingga ke luar area masjid, dengan sajadah terbentang sampai ke tepi jalan. Momen tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi dan perbincangan di media sosial.

Tanggapan Warganet

Komentar tersebut menyiratkan sindiran bahwa ibadah tarawih seolah-olah langsung “dibayar” karena adanya pembagian amplop.

Sementara itu, akun @ikyramo*** berkomentar, “Niat utamanya amplop bukan tarawih jadinya”

Unggahan ini menyoroti dugaan bahwa sebagian orang mungkin lebih terdorong oleh pembagian zakat dibanding tujuan ibadahnya.

Komentar serupa juga disampaikan akun @rastridewisav*** yang menulis, “Niat utamanya bisa rancu klo gini”

Pernyataan tersebut menggambarkan kekhawatiran warganet terkait potensi kaburnya niat beribadah ketika momentum ibadah beriringan dengan pembagian bantuan tunai.