sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berusia 29 tahun di Kabupaten Bandung mengundang perhatian publik.

Korban berinisial YTT ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah dilaporkan hilang dan tidak diketahui keberadaannya selama kurang lebih tiga tahun.

Saat ditemukan, korban mengalami sejumlah luka berat di bagian wajah, kepala, dan tubuh. Kondisinya sangat memprihatinkan hingga harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Pihak keluarga menduga korban menjadi korban penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial TH yang disebut sebagai kekasihnya.

Terungkap Setelah Keluarga Menerima Pesan Misterius

Kasus ini mulai terungkap setelah keluarga korban menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang tidak dikenal.

Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa korban berada di Instalasi Gawat Darurat RSHS Bandung.

Mendapat informasi tersebut, keluarga langsung mendatangi rumah sakit dan mendapati YTT dalam kondisi luka berat.

Korban diketahui mengalami cedera serius pada bagian kepala, wajah, dan kaki, serta luka lainnya di tubuhnya.

Selama tiga tahun terakhir, keluarga mengaku tidak mengetahui keberadaan korban dan kesulitan menjalin komunikasi dengannya.

Diduga Mengalami Kekerasan Berulang Selama Bertahun-tahun

Berdasarkan penyelidikan awal, korban diduga mengalami kekerasan secara berulang dalam rentang waktu yang panjang.

Polisi menyebut dugaan penganiayaan dilakukan menggunakan tangan kosong, benda tumpul, hingga senjata tajam.

Akibat dugaan penyiksaan tersebut, korban mengalami luka berat yang berdampak pada kondisi fisik dan kesehatannya.

Beberapa laporan menyebut korban mengalami gangguan penglihatan serius, kesulitan berbicara, hingga tidak dapat berjalan secara normal. Selain itu, sejumlah barang berharga milik korban juga dilaporkan hilang.

Ditemukan di Kawasan Cileunyi

Informasi yang beredar menyebut korban sebelumnya dibawa pergi oleh terduga pelaku sejak tahun 2023.

Selama periode tersebut, korban diduga berpindah-pindah tempat tinggal sebelum akhirnya ditemukan di wilayah Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Keluarga yang curiga dengan kondisi korban kemudian melaporkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.

Setelah laporan diterima, penyidik melakukan serangkaian penyelidikan termasuk memeriksa saksi dan mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat korban disekap.

Polda Jabar Masih Memburu Terduga Pelaku

Penyelidikan kini ditangani oleh Polda Jawa Barat. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan adanya laporan dugaan penculikan, penyekapan, dan penganiayaan yang dialami korban.

Laporan resmi kasus tersebut diterima pada 12 Juni 2026 setelah diajukan oleh pihak keluarga. Polisi saat ini terus mendalami kasus dan memburu terduga pelaku berinisial TH yang disebut masih dalam pencarian.

Keluarga Minta Pelaku Segera Ditangkap

Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat segera menangkap pelaku dan mengusut kasus ini hingga tuntas.

Mereka menginginkan pelaku mendapatkan hukuman setimpal atas penderitaan yang dialami korban selama bertahun-tahun.

Kasus ini juga memicu keprihatinan masyarakat karena dugaan kekerasan berlangsung dalam waktu yang sangat lama tanpa diketahui oleh keluarga maupun lingkungan sekitar.

Banyak pihak mendorong agar proses hukum dilakukan secara transparan dan memberikan perlindungan maksimal bagi korban selama masa pemulihan.