Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Bulan Ramadhan identik dengan tradisi berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa.

Di berbagai sudut kota, penjual makanan dan minuman manis bermunculan menawarkan beragam pilihan yang menggugah selera.

Mulai dari kolak, gorengan, es buah, hingga aneka kue tradisional, semuanya tampak menggoda untuk dibeli.

Namun kondisi perut yang lapar sering kali membuat seseorang membeli lebih banyak makanan daripada yang sebenarnya dibutuhkan.

10 Cara Mengatur Uang Agar Tidak Boros Saat Beli Takjil Selama Ramadhan

Berikut ini cara mengatur uang agar tidak boncos saat membeli takjil:

1. Tetapkan anggaran harian untuk takjil

Tentukan batas pengeluaran setiap hari, misalnya Rp20.000–Rp25.000. Dengan anggaran jelas, Anda bisa lebih disiplin memilih takjil yang benar-benar dibutuhkan.

2. Bawa uang tunai secukupnya

Gunakan uang cash sesuai anggaran yang sudah ditentukan. Cara ini membantu menahan diri agar tidak tergoda membeli terlalu banyak makanan.

3. Buat daftar takjil sebelum berangkat

Tuliskan jenis takjil yang ingin dibeli, misalnya kolak, gorengan, atau es buah. Daftar ini membantu Anda tetap fokus saat memilih makanan.

4. Jangan belanja saat perut sangat lapar

Lapar saat puasa sering membuat semua makanan terlihat menggoda. Jika memungkinkan, beli takjil setelah berbuka agar keputusan lebih rasional.

5. Prioritaskan menu yang benar-benar ingin dimakan

Pilih takjil favorit saja, bukan semua yang terlihat menarik. Dengan begitu pengeluaran tetap terkendali.

6. Beli takjil secukupnya untuk satu kali makan

Hindari membeli terlalu banyak makanan yang akhirnya tidak habis dan terbuang.

7. Manfaatkan stok makanan di rumah

Sebelum membeli takjil di luar, cek terlebih dahulu makanan yang sudah tersedia di rumah.

8. Bandingkan harga sebelum membeli

Jika ada beberapa penjual takjil, lihat harga dan porsinya. Pilih yang paling sesuai dengan anggaran.

9. Batasi frekuensi jajan takjil di luar

Tidak harus setiap hari membeli takjil. Sesekali buat takjil sendiri di rumah agar lebih hemat.

10. Sisihkan sebagian uang untuk tabungan Ramadhan

Sebagian uang yang tidak dipakai untuk takjil bisa disimpan sebagai tabungan untuk kebutuhan Lebaran nanti.

Kebiasaan membeli takjil secara berlebihan tidak hanya berpotensi membuat anggaran membengkak, tetapi juga dapat menyebabkan makanan terbuang percuma.

Dengan perencanaan yang baik dan kesadaran dalam membelanjakan uang, Anda tetap dapat menikmati suasana berburu takjil tanpa harus khawatir dengan pengeluaran yang berlebihan.