sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Bagaimana cara mengatasi penyakit Maag kambuh saat puasa Ramadhan? Begini langkah mudahnya!

Puasa Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi penderita maag atau gangguan asam lambung.

Kondisi perut kosong dalam waktu lama dapat memicu peningkatan produksi asam lambung, yang berujung pada rasa perih, mual, begah, hingga sensasi terbakar di ulu hati.

Maag atau dispepsia merupakan gangguan pada lambung yang umum dialami masyarakat.

Meski demikian, para ahli menyebutkan bahwa penderita maag tetap bisa menjalani puasa dengan nyaman asalkan menerapkan pola makan dan gaya hidup yang tepat.

Cara Mengatasi Maag Saat Puasa agar Tetap Nyaman

Berikut ini cara mengatasi dan mencegah maag kambuh saat puasa berdasarkan ulasan medis dari berbagai sumber terpercaya.

1. Longgarkan Pakaian

Pakaian yang terlalu ketat dapat menekan area perut dan memicu naiknya asam lambung. Saat maag kambuh, disarankan mengenakan pakaian longgar agar tekanan pada lambung berkurang.

2. Tidur dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi

Meninggikan posisi kepala dan dada saat tidur, misalnya dengan tambahan bantal, membantu mencegah asam lambung naik ke kerongkongan, terutama di malam hari.

3. Konsumsi Teh Jahe Saat Berbuka

Jahe dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan mampu merilekskan otot lambung. Minum teh jahe hangat saat berbuka dapat membantu meredakan mual dan nyeri lambung.

4. Cukupi Waktu Istirahat

Kurang tidur dapat memperparah produksi asam lambung. Idealnya, tubuh membutuhkan waktu tidur 7–9 jam per hari. Tidur siang singkat juga bisa membantu menjaga kondisi tubuh selama puasa.

5. Hindari Tidur Setelah Makan

Langsung berbaring setelah sahur atau berbuka dapat memicu refluks asam. Beri jeda sekitar 2–3 jam sebelum tidur agar makanan tercerna dengan baik.

6. Kelola Stres dengan Baik

Stres berlebihan terbukti memicu peningkatan asam lambung. Aktivitas seperti meditasi, olahraga ringan, atau relaksasi dapat membantu menjaga kesehatan lambung selama puasa.

7. Gunakan Obat Maag Bila Diperlukan

Jika keluhan cukup berat, konsumsi obat maag sesuai anjuran dokter, seperti antasida, antagonis H2, atau proton pump inhibitor (PPI). Dalam kondisi tertentu, membatalkan puasa demi kesehatan diperbolehkan.

Cara Mencegah Maag Kambuh Selama Puasa

Untuk mencegah Maag kambuh selama puasa, ini hal hal yang perlu diperhatikan:

1. Hindari Makanan Pemicu

Batasi makanan pedas, berlemak, asam, gorengan, serta minuman berkafein dan bersoda karena dapat memicu iritasi lambung.

2. Atur Porsi Makan

Hindari makan berlebihan saat sahur dan berbuka. Lebih disarankan makan dalam porsi kecil namun perlahan agar lambung tidak bekerja terlalu keras.

3. Perbanyak Asupan Serat

Makanan berserat seperti oatmeal, nasi, sayur, dan buah tidak asam membantu memperlambat pengosongan lambung sehingga asam lambung lebih stabil.

4. Minum Air Putih yang Cukup

Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi, terutama saat sahur dan setelah berbuka, untuk membantu menetralkan asam lambung.

Tetap Aman Berpuasa, Kapan Harus ke Dokter?

Jika keluhan maag terus berulang, disertai muntah, nyeri hebat, atau sulit menelan, masyarakat disarankan segera berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam.

Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memastikan penyebab gangguan pencernaan dan menentukan terapi yang tepat.

Menjaga pola makan, istirahat cukup, serta mengelola stres menjadi kunci utama agar puasa tetap lancar dan tubuh tetap sehat.