sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meluruskan informasi mengenai program “Mudik ke Jakarta” yang sempat ramai diperbincangkan. Ia menegaskan program tersebut bukan ajakan bagi masyarakat dari daerah untuk datang dan menetap di Jakarta.

Pramono menjelaskan istilah “Mudik ke Jakarta” lebih ditujukan menghadirkan berbagai aktivitas dan layanan bagi warga yang tetap berada di ibu kota selama libur Lebaran.

“Dalam kesempatan ini, saya juga ingin meluruskan beberapa pemberitaan mengenai ‘mudik ke Jakarta’. Itu bukan artinya mengharapkan masyarakat di kampung kemudian datang ke Jakarta,” kata Pramono pada Jumat, (13/3/2026).

Menurutnya, Jakarta tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin berkunjung. Namun program tersebut lebih difokuskan pada penyediaan berbagai kegiatan dan fasilitas hiburan bagi masyarakat yang tidak mudik.

“Jakarta kali ini memberikan ruang bagi siapa pun orang untuk bisa menikmati Jakarta ketika Jakarta sedang lenggang,” ucapnya.

Pramono Luruskan Isu “Mudik ke Jakarta” Siapkan Diskon Wisata

Sebagai bagian dari program tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah kegiatan bagi masyarakat selama libur Lebaran. Salah satunya dengan memberikan diskon di berbagai tempat wisata di Jakarta.

Selain itu, Pemprov DKI juga berencana menggratiskan layanan transportasi publik selama dua hari pada masa libur Lebaran.

“Termasuk yang sudah saya putuskan adalah untuk transportasi, dua hari berturut-turut kami menggratiskan semua transportasi atau pelayanan publik yang menggunakan transportasi yang ada di Jakarta,” jelas Pramono.

Ia berharap berbagai program tersebut dapat menjadi alternatif kegiatan bagi warga yang tetap berada di Jakarta saat Lebaran, sekaligus menarik wisatawan untuk menikmati suasana ibu kota selama masa libur hari raya.