Viral Diduga Putus Cinta Remaja SMA di Bekasi Coba Bundir Damkar Gagalkan, Netizen: Dek Cinta Tak Selamanya Indah
HAIJAKARTA.ID – Seorang remaja SMA di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi viral di media sosial setelah diduga hendak melakukan bunuh diri dengan memanjat tiang SUTET. Aksi nekat tersebut diduga dipicu karena masalah percintaan.
Video kejadian tersebut beredar luas di media sosial pada Sabtu, (14/3/2026). Rekaman tersebut terunggah dalam akun instagram @infobekasi.coo dan langsung menarik perhatian dari warganet.
Viral Diduga Putus Cinta Remaja SMA di Bekasi Coba Bundir Damkar Gagalkan
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pelajar SMA berada di atas tiang Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET). Aksi tersebut membuat warga sekitar panik dan khawatir akan keselamatan remaja tersebut.
Diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, (13/3/2026) sekitar pukul 04.26 WIB. Beruntung, upaya tersebut berhasil digagalkan setelah petugas pemadam kebakaran (Damkar) datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Dalam rekaman video, tampak seorang petugas damkar memanjat tiang SUTET untuk mendekati pelajar tersebut. Petugas kemudian berusaha embujuk remaja itu agar turun dan tidak melakukan tindakan berbahaya.
Reaksi Warganet
Peristiwa tersebut juga memicu berbagai tanggapan dari warganet di media sosial. Banyak warganey yang menyoroti aksi nekat remaja tersebut sekaligus memberikan nasehat agar tidak mengambil keputusan ekstrem hanya karena persoalan percintaan.
“Bucinnya udah di tingkat inalillahiwainailaihirojiun padhal mi ayam enak bgt” tulis akun @adinda_leo***
“DEKKK… CINTA TAK SELAMANYA INDAH DEKK. Skolah yg benerrrr ya bageur, main sckupnya sm tmn2, jd konten kreator jajanan dpn skolaan lu kek. Bubar cinta ga mmbuat masa dpn lu bubar jg. Life must go on, ayok move on!” tulis @csmb***
Komentar lain juga datang dari akun @aisyahap* yang menyoroti waktu kejadian yang berlangsung saat waktu sahur.
“Hettt bocah mana sih ini bukannya saur malah manjat sutet,” tulisnya.
Beragam komentar tersebut menunjukkan perhatian warganet terhadap peristiwa yang melibatkan remaja tersebut, sekaligus menjadi pengingat agar generasi muda tidak mengambil langkah berbahaya saat menghadapi masalah pribadi.

