sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Jumlah rakaat Sholat Idul Adha 2026 dan tata caranya sesuai anjuran Rasulullah!

Perayaan Hari Raya Idul Adha menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia.

Selain identik dengan ibadah kurban, umat Muslim juga dianjurkan melaksanakan sholat Idul Adha secara berjemaah di masjid maupun lapangan terbuka.

Sholat Idul Adha memiliki ketentuan khusus yang berbeda dengan sholat wajib harian.

Mulai dari jumlah rakaat, bacaan takbir tambahan, hingga pelaksanaan khutbah setelah sholat menjadi bagian penting yang perlu dipahami oleh jamaah.

Jumlah Rakaat Sholat Idul Adha

Sholat Idul Adha dilaksanakan sebanyak dua rakaat. Ketentuan ini sebagaimana dijelaskan dalam sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW dan riwayat para sahabat.

Dalam hadis yang diriwayatkan Umar bin Khattab RA disebutkan bahwa sholat Idul Fitri dan Idul Adha masing-masing dilaksanakan dua rakaat secara sempurna tanpa qashar.

Pelaksanaan sholat Idul Adha dilakukan pada 10 Zulhijah sejak matahari terbit hingga sebelum masuk waktu Zuhur. Karena itu, ibadah ini tidak dapat dilakukan di luar waktu yang telah ditentukan.

Meski sangat dianjurkan dilaksanakan secara berjemaah, sholat Idul Adha juga tetap sah dilakukan sendiri atau munfarid apabila seseorang berhalangan mengikuti jamaah.

Tidak Menggunakan Azan dan Iqamah

Berbeda dengan sholat wajib lima waktu, sholat Idul Adha tidak didahului azan maupun iqamah.

Ketentuan tersebut berdasarkan hadis riwayat Jabir bin Abdillah RA yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memulai sholat Id tanpa azan dan iqamah terlebih dahulu.

Selain itu, dalam pelaksanaan sholat Id juga tidak dianjurkan menyerukan kalimat “ash-shalatu jami’ah” sebagaimana pada beberapa sholat sunnah berjemaah lainnya.

Tata Cara Sholat Idul Adha

Berikut tata cara pelaksanaan sholat Idul Adha yang umum dilakukan umat Islam:

  • Jamaah berniat melaksanakan sholat sunnah Idul Adha.
  • Takbiratul ihram dilanjutkan membaca doa iftitah.
  • Pada rakaat pertama dianjurkan membaca takbir tambahan sebanyak tujuh kali.
  • Di sela-sela takbir dianjurkan membaca tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir.
  • Membaca surat Al-Fatihah lalu disunnahkan membaca surat Al-A’la atau surat Qaf.
  • Melaksanakan rukuk, i’tidal, sujud, hingga berdiri menuju rakaat kedua.
  • Pada rakaat kedua dianjurkan membaca lima kali takbir tambahan.
  • Membaca Al-Fatihah kemudian disunnahkan membaca surat Al-Ghasyiyah.
  • Menyempurnakan gerakan sholat hingga salam.

Setelah sholat selesai, jamaah dianjurkan tetap berada di tempat untuk mendengarkan khutbah Idul Adha.

Khutbah Idul Adha Hukumnya Sunnah

Khutbah setelah sholat Idul Adha berstatus sunnah. Namun, khutbah tetap dianjurkan karena berisi nasihat keagamaan dan penjelasan tentang ibadah kurban.

Dalam kitab karya Imam Nawawi dijelaskan bahwa khutbah Idul Adha dilakukan sebanyak dua khutbah sebagaimana khutbah Jumat.

Isi khutbah biasanya berkaitan dengan makna pengorbanan, keutamaan berkurban, hingga nilai keikhlasan dalam beribadah.

Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha

Selain memahami tata cara sholat, umat Islam juga dianjurkan menjalankan sejumlah sunnah sebelum berangkat sholat Idul Adha, di antaranya:

  • Mandi sebelum sholat Id
  • Mengenakan pakaian terbaik dan bersih
  • Mengumandangkan takbir
  • Berangkat lebih awal menuju lokasi sholat
  • Melalui jalan berbeda saat pergi dan pulang dari tempat sholat
  • Makna Sholat Idul Adha

Sholat Idul Adha bukan sekadar ibadah tahunan, tetapi juga menjadi simbol ketaatan dan pengorbanan kepada Allah SWT.

Momentum ini mengingatkan umat Islam pada kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang keikhlasan menjalankan perintah Allah.

Karena itu, pelaksanaan sholat Idul Adha diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga mampu memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.