sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIAJAKRTA.ID- Bulan Dzulhijjah menjadi salah satu bulan istimewa dalam kalender Islam yang dipenuhi berbagai amalan bernilai pahala besar.

Pada 10 hari pertama Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti zikir, sedekah, hingga puasa sunnah, termasuk puasa Arafah yang dikenal memiliki keutamaan luar biasa.

Namun demikian, tidak seluruh hari di bulan Dzulhijjah diperbolehkan untuk berpuasa.

Dalam ajaran Islam, terdapat beberapa hari yang justru diharamkan untuk menjalankan puasa, yakni pada tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Hari yang Dilarang untuk Berpuasa

1. Tanggal 10 Dzulhijjah: Hari Raya Iduladha

Tanggal 10 Dzulhijjah merupakan Hari Raya Iduladha, momen besar bagi umat Islam untuk melaksanakan salat Id dan penyembelihan hewan kurban.

Pada hari tersebut, umat Muslim dilarang menjalankan puasa karena Iduladha merupakan hari raya yang identik dengan kebersamaan, rasa syukur, serta menikmati rezeki dari Allah SWT.

Larangan puasa pada Hari Raya Iduladha telah dijelaskan dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW.

2. Tanggal 11-13 Dzulhijjah: Hari Tasyrik

Selain Iduladha, puasa juga tidak diperbolehkan pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah yang dikenal sebagai Hari Tasyrik.

Istilah “Tasyrik” berasal dari bahasa Arab yang merujuk pada aktivitas menjemur daging kurban di bawah sinar matahari, tradisi yang dahulu dilakukan masyarakat Arab untuk mengawetkan daging.

Pada hari-hari tersebut, umat Islam dianjurkan menikmati makanan dan minuman sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

“Hari Arafah, hari Iduladha, dan hari Tasyrik adalah hari raya umat Islam serta hari untuk makan dan minum.” (HR An-Nasa’i)

Dalam hadis lain juga disebutkan:

“Tidak diperbolehkan berpuasa pada hari Tasyrik, kecuali bagi orang yang tidak mendapatkan hewan kurban ketika menunaikan ibadah haji.” (HR Bukhari)

Keutamaan Ibadah di Hari Tasyrik

Meski puasa dilarang, umat Islam tetap dianjurkan memperbanyak amalan ibadah selama Hari Tasyrik dan Iduladha.

Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain:

  • Memperbanyak takbir, tahmid, dan tahlil
  • Bersyukur kepada Allah SWT
  • Mempererat tali silaturahmi
  • Menikmati hidangan bersama keluarga
  • Memperbanyak doa dan zikir
  • Menunjukkan rasa bahagia pada hari raya

Sementara pada Hari Raya Iduladha, umat Muslim juga dianjurkan mandi sunnah sebelum salat Id, memakai pakaian terbaik, menggunakan wewangian, serta berangkat lebih awal menuju lokasi salat Iduladha.

Bulan Dzulhijjah Penuh Keutamaan

Dzulhijjah menjadi salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Pada 10 hari pertama bulan ini, umat Islam dianjurkan meningkatkan kualitas ibadah karena pahala amal saleh diyakini berlipat ganda.

Salah satu amalan paling utama adalah puasa Arafah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah. Puasa ini dipercaya dapat menghapus dosa selama dua tahun, yakni setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Karena itu, umat Islam diimbau memahami waktu-waktu yang dianjurkan maupun yang dilarang untuk berpuasa agar ibadah yang dijalankan sesuai tuntunan syariat.