MRT Jakarta Rekayasa Lalu Lintas Harmoni, Akses Menuju Kota Dialihkan hingga September 2026!
HAIJAKARTA.ID – PT MRT Jakarta rekayasa lalu lintas Harmoni, Jakarta Pusat, mulai 25 Mei hingga 27 September 2026.
Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari proses pembangunan MRT Jakarta Fase 2A paket kontrak CP202 yang saat ini tengah berjalan.
Pengaturan arus kendaraan diberlakukan khususnya bagi pengguna jalan yang menuju kawasan Kota.
Informasi tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi MRT Jakarta, @mrtjkt, pada Kamis (28/5/2026).
Proyek MRT Jakarta Fase 2A CP202 meliputi pembangunan stasiun bawah tanah Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar, termasuk pengerjaan jalur terowongan yang menghubungkan Harmoni hingga Mangga Besar.
Proyek ini menjadi bagian penting dari pengembangan jaringan MRT Jakarta menuju wilayah utara ibu kota.
Pelaksanaan Arus Kendaraan Sudah Berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan
Dalam keterangannya, MRT Jakarta menyebut manajemen rekayasa lalu lintas dilakukan bersama kontraktor pelaksana Shimizu Adhi Karya Joint Venture (SAJV).
Pelaksanaan pengaturan arus kendaraan juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya.
Pada tahap 4.1 pekerjaan konstruksi, sejumlah aktivitas seperti penggalian tanah, pembangunan struktur stasiun, pekerjaan kanal underpass, hingga pembangunan akses masuk stasiun menjadi alasan utama diberlakukannya rekayasa lalu lintas tersebut.
Kendaraan dari Jalan Majapahit, Jalan Suryopranoto, dan Jalan Ir H Juanda yang hendak menuju Jalan Hasyim Ashari maupun kawasan Kota akan dialihkan melalui Jalan Gajah Mada dengan dua lajur kendaraan.
Selain itu, ruas Jalan Gajah Mada setelah pertigaan Jalan Hasyim Ashari yang sebelumnya dapat dilalui dua arah kini diubah menjadi satu arah menuju Kota.
Sementara kendaraan menuju Kota, khususnya armada Transjakarta, akan diarahkan melewati Jalan Hayam Wuruk menggunakan skema contra flow satu lajur.
Meski demikian, arus kendaraan dari Jalan Hayam Wuruk menuju kawasan Monas dipastikan tetap berjalan normal tanpa perubahan jalur.
MRT Jakarta Himbau Masyarakat Lebih Berhati-Hati
MRT Jakarta mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga kelancaran dan keselamatan selama proyek berlangsung.
Sebagai tambahan informasi, proyek MRT Jakarta Fase 2A merupakan lanjutan pembangunan jalur MRT dari Bundaran HI menuju Kota.
Jalur ini nantinya akan menghubungkan pusat bisnis hingga kawasan bersejarah Jakarta dan ditargetkan memperkuat integrasi transportasi publik di ibu kota.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya juga menyatakan proyek MRT fase lanjutan ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan penggunaan transportasi umum yang ramah lingkungan di Jakarta.

