sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pengalamannya saat menggunakan mobil dinas MV3 Garuda Limousine atau Maung buatan PT Pindad.

Ia mengaku pernah mendapati mobil tersebut bocor saat hujan deras hingga mengeluarkan bunyi “gededak-gededak” ketika melintasi jalur pegunungan.

Cerita itu disampaikan Prabowo pada saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Lampung, pada Rabu (10/6/2026).

Prabowo mengatakan dirinya sempat mendengar perbicaraan anak buahnya yang membandingkan harga berbagai merek mobil. Namun, sebagai Presiden, ia merasa tidak bisa lagi ikut dalam pembahasan tersebut karena harus memberikan contoh menggunakan produk dalam negeri.

“Saya pikir weh aku udah nggak bisa lagi nanya-nanya seperti itu. Suka tidak suka karena saya Presiden saya harus kasih contoh, saya harus pakai mobil buatan anak-anak Indonesia,” kata Prabowo pada Rabu, (10/6/2026).

Menurut Prabowo, kendaraan yang digunakan saat ini memang masih tergolong baru sehingga masih membutuhkan berbagai penyempurnaan.

“Jadi saya mengerti ini kan mobil baru satu-dua tahun kita bangun. yang namanya suatu yang baru ya mungkin tidak sebagus kalau saya pakai BMW atau Mercedes ya kan. Aku udah nggak bisa lagi. Saya pakai Maung,” ungkapnya.

Prabowo Cerita Mobil Maung Bocor dan ‘Gededak-Gededak’

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengaku sering tertidur di mobil saat melakukan perjalanan dinas.

Namun suatu ketika, saat hujan deras turun ia terbangun karena merasakan ada air masuk ke dalam kendaraannya.

“Nah, suatu saat saya ini suka tidur di mobil ya. Saya suka tidur di mobil jadi suatu saat lagi tidur di mobil, tahu-tahu karena hujan keras di luar saya tidur, tek-tek, saya bangun rupanya bocor,” ucapnya.

Meski mengalami kebcoran, Prabowo mengaku tidak mempermasalahkannya. Ia hanya meminta PT Pindad untuk memperbaiki kekurangan tersebut.

“Ya namanya baru ya kan. Ya aku kirim kebalilah ke ini kan buatan Pindad. Aku bilang, “Eh Pindad, tolonglah bocornya dikurangi gitu loh,” katanya.

Selain soal kebocoran, Prabowo juga menceritakan pengalamannya menggunakan Maung saat melintasi jalur pegunungan.

Menurutnya, kendaraan tersebut sempat mengeluarkan bunyi “gededak-gededak”. Namun ia tetap bangga menggunakan mobil tersebut karena merupakan produk karya anak bangsa.

“Habis itu pakai mobil ya, naik gunung, ‘gededak-gededak’. Tapi, ‘gededak’ nggak apa-apa. Demi nasionalisme, saya tetap pakai mobil ini,” ucap Prabowo.

Pindad Akui Sempat Terjadi Kebocoran

Menanggapi pernyataan Presiden, PT. Pindad memberikan penjelaskan melalui akun Instagram resminya pada Jumat, (12/6/2026).

Pindad menyebut kebocoran pada kendaraan MV3 Garuda Limouse memang terjadi pada masa awal penggunaan kendaraan tersebut.

“Terkait dengan kebocoran pada Garuda Limousine, PT Pindad menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi pada masa awal penggunaan kendaraan MV3 Garuda Limousine. Setelah menerima masukan dan evaluasi, tim teknis Pindad segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan menyeluruh yang dilakukan dengan tepat dan cepat sehingga kendaraan dapat kembali beroperasi secara oprimal sesuai standar yang ditetapkan,” tulis PT Pindad, Jumat (12/6/2026).

Pindad menegaskan berbagai masukan dari Presiden Prabowo dan pengguna lainnya menjadi bahan evalusi penting bagi perusahaan untuk terus menyempurnakan dan inovasi terhadap produk di masa yang akan datang.

“Berbagai feedback diberikan oleh Bapak Presiden dan pengguna menjadi masukan yang sangat berharga bagi perusahaan untuk terus melakukan penyempurnaan dan inovasi pada produk-produk yang dikembangkan di masa mendatang,” tulis Pindad.

Sunroof Ditambahkan Tiga Hari Jelang Pelantikan

PT Pindad juga menjelaskan bahwa MV3 Garuda Limousine yang saat ini digunakan Presiden sebenarnya dikembangkan sebagai kendaraan dengan konfigurasi full armour tanpa fitur sunroof.

Namun, tiga hari menjelang pelantikan Presiden, terdapat kebutuhan untuk menambahkan fitur tersebut agar Presiden dapat menyapa masyarakat secara langsung dalam berbagai kegiatan kenegaraan.

“MV3 Garuda Limousine dikembangkan sebagau kendaraan dengan konfiguraasi full amour tanpa fitur sunroof. Namun, tiga hari menjelang pelantikan Presiden, terdapat kebutuhan untuk menambahkannya agar Presiden dapat menyapa masyarakat secara langsung dalam berbagai kegiatan kenegaraan,” jelas Pindad.

Pindad Sebut Kepercayaan Prabowo Jadi Kebanggaab

Pindad menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kepercayaan Presiden Prabowo yang memilih menggunakan kendaraan buatan dalam negeri sebagai kendaraan kepresidenan.

Menurut perusahaan, kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus amanah besar untuk terus menghadirkan produk berkualitas.

“PT Pindad menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang tinggi atas kepercayaan Bapak Presiden Prabowo dalam pengembangan dan penggunaan kendaraan MV3 Garuda Limousine sebagai kendaraan kepresidenan,” kata Pindad.

Ia juga mengataka  jika kepercayaan Presiden merupakan suatu kebanggaan bagi perusahan untuk terus menghadirkan produk yang berkualitas.

“Kepercayaan tersebut merupakan kebanggan sekaligus amanah besar bagi seluruh pegawai PT Pindad untuk terus menghadirkan produk yang berkualitas dalam memenuhi kebutuhan pengguna,” tulis Pindad.