Pramono Ungkap Perputaran Uang HUT Jakarta Tembus Rp 2,4 Triliun, BI Sebut Jakarta Adalah Kunci
HAIJAKARTA.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan perputaran uang selama perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta mencapai Rp 2,4 triliun.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kebijakan yang diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Pramono Ungkap Perputaran Uang HUT Jakarta Tembus Rp 2,4 Triliun
Hal itu disampaikan Pramono saat membuka Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (4/7/2026).
“Kemarin ketika kita mengadakan ulang tahun, saya mendapatkan data terakhir transaksi pada hari itu Rp 2,4 triliun,” kata Pramono pada Sabtu, (4/7/2026).
Ia mengatakan sebagian besar transaksi selama perayaan HUT Jakarta dilakukan secara digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS).
Ancol dan Ragunan Pecahkan Rekor Pengunjung
Pramono menilai tingginya transaksi tidak lepas dari kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang menggratiskan transportasi umum serta sejumlah destinasi wisata milik pemerintah saat perayaan HUT Jakarta.
Ia mencontohkan Taman Impian Jaya Ancol yang mencatat rekor baru dengan sekitar 80 ribu pengunjung dalam sehari. Angka tersebut jauh melampaui rekor sebelumnya yang berkisar 30 ribu hingga 32 ribu pengunjung.
“Ancol transaksi tertingginya selama ini hanya kurang lebih 30-32 ribu. Kemarin pada tanggal masuk Ancol itu 80 ribu orang. Dan transaksiya, net profit-nya yang dulu maksimum hanya Rp 1,5 miliar, pada tanggal 28 Juni kemarin transaksinya Rp 6,5 miliar,” jelasnya.
Selain Ancol, Taman Margasatwa Ragunan juga mencatat rekor kunjungan baru dengan total 135.500 pengunjung dalam satu hari.
“Ragunan ini puncak tertinggi orang berkunjung kurang lebih 102 ribu orang. Kemarin Ragunan memecahkan rekor pada tanggal 28 Juni, yang hadir di Ragunan adalah 135.500 pengunjung. Dan traksaksinya jauh lebih tinggi, dan hampir semuanya menggunakan QRIS,” kata Pramono.
Jakarta Sumpang 38 Persen Transaksi QRIS Nasional
Pramono mengatakan tingginya penggunaan QRIS mencerminkan pesatnya digitalisasi transaksi di Jakarta. Saat ini, Jakarta menyumbang sekitar 38 persen dari total transaksi QRIS secara nasional.
“Transaksi QRIS Jakarta ini sekarang sudah 38 persen dari transaksi nasional. Dan itu berkat kerja sama antara Bank Indonesia, OJK, mendorong seluruh pasar-pasar yang ada di Jakarta,” ujarnya.
Pramono mengatakan, pencapaian tersebut membuat Pemprov DKI berencana kembali menggraatiskan transportasi umum dan sejumlah tempat wisata saat perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027.
“Saya sudah memutuskan Jakarta akan memberikan kado spesial bagi seluruh warga Indonesia. Lima hari berturut-turut, mulai tanggal 22 sampai 27 Juni, transportasi di Jakarta digratiskan Rp 1. Semua tempat-tempat yang selama ini dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta, kami juga akan gratiskan,” kata Pramono.
Jakarta Adalah Kunci
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan mengatakan digitalisasi pembayaran menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan Jakarta Kreatif Festival 2026.
Menurutnya, perluasan penggunaan QRIS merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Jakarta.
Iwan juga menegaskan Jakarta memiliki peran strategis terhadap perekonomian nasional karena menyumbang 16,67 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Jakarta adalah kunci. Sebanyak 16,67 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia disumbang oleh Jakarta. Sekitar seperlima inflasi nasional bergantung pada stabilitas harga di Jakarta. Dengan demikian, menjaga Jakarta berarti menjaga Indonesia,” ujar Iwan.

