sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menghadirkan sebuah ruang publik baru bertajuk Jembatan Gembok Cinta di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Berbeda dari informasi yang sempat beredar, fasilitas tersebut dipastikan tidak akan dibangun di jembatan penyeberangan orang (JPO), melainkan di sebuah jembatan yang melintasi aliran sungai di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa lokasi pembangunan dipilih pada jembatan yang menghubungkan Jalan H.R. Rasuna Said dengan ruas jalan di sisi depan Gedung KPK.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut dinilai lebih tepat untuk dijadikan ruang publik sekaligus destinasi baru bagi masyarakat.

“Gembok Cinta itu bukan dibangun di JPO, tetapi di situ ada sungai yang menghubungkan Rasuna Said dengan jalan di depan KPK. Di lokasi itu akan dibuat jembatan,” ujar Pramono, sebagaimana dikutip dari Antara.

Ruang Ekspresi bagi Anak Muda

Pramono mengatakan, konsep Jembatan Gembok Cinta diharapkan menjadi tempat bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berekspresi sekaligus menikmati ruang terbuka yang nyaman.

Konsep tersebut terinspirasi dari sejumlah kota di dunia yang memiliki jembatan dengan tradisi memasang gembok sebagai simbol harapan maupun komitmen.

Meski mengusung nama “Gembok Cinta”, Pramono menegaskan bahwa fasilitas ini juga membawa makna simbolis mengenai integritas Jakarta, mengingat lokasinya berada di kawasan depan Gedung KPK yang identik dengan semangat pemberantasan korupsi.

Bagian dari Penataan Koridor Rasuna Said

Pembangunan Jembatan Gembok Cinta merupakan bagian dari program revitalisasi koridor Jalan H.R. Rasuna Said yang telah rampung dikerjakan.

Penataan kawasan tersebut meliputi pembenahan trotoar agar lebih ramah bagi pejalan kaki, pembongkaran sebanyak 109 tiang monorel mangkrak, penyesuaian elevasi antara jalur cepat dan jalur lambat, serta penambahan elemen lanskap untuk mempercantik kawasan.

Menurut Pramono, perubahan wajah Jalan H.R. Rasuna Said kini membuat kawasan tersebut terlihat jauh lebih tertata dibandingkan sebelumnya.

Ia optimistis koridor itu akan berkembang menjadi salah satu landmark baru Ibu Kota.

Selain peningkatan fungsi infrastruktur, penataan juga dilakukan dengan menghadirkan ruang hijau dan ornamen tanaman hias, termasuk penempatan bunga anggrek di beberapa titik untuk memperkuat daya tarik visual kawasan.

Diharapkan Menjadi Destinasi Baru Jakarta

Pemprov DKI berharap Jembatan Gembok Cinta nantinya tidak hanya menjadi fasilitas publik, tetapi juga destinasi wisata perkotaan yang mampu menarik warga maupun wisatawan.

Kehadirannya diharapkan dapat melengkapi berbagai ruang publik yang telah dikembangkan di Jakarta sekaligus meningkatkan kualitas kawasan Rasuna Said sebagai pusat bisnis dan aktivitas masyarakat.

Pemerintah juga menilai penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan Jakarta yang lebih ramah bagi pejalan kaki, memiliki ruang interaksi sosial yang lebih baik, serta menghadirkan wajah kota yang modern dan tertata.