sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Kesempatan bagi tenaga kesehatan untuk ikut berperan dalam penyelenggaraan ibadah haji kembali dibuka.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi membuka seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan untuk penyelenggaraan haji 1448 H/2027 M.

Pendaftaran seleksi petugas kesehatan haji tersebut mulai dibuka pada 20 Agustus hingga 26 Agustus 2026 dan dilakukan secara daring.

Seleksi ini mencakup sejumlah formasi untuk mendukung pelayanan kesehatan jemaah, baik di kloter maupun selama berada di Arab Saudi.

Informasi pembukaan seleksi tersebut juga diumumkan secara resmi oleh Kemenhaj.

Formasi Petugas Kesehatan Haji 2027

Kebutuhan petugas kesehatan dalam seleksi PPIH 1448 H/2027 M terbagi ke dalam beberapa kelompok penugasan.

Untuk PPIH Kesehatan Kloter, formasi yang tersedia mencakup:

  • Dokter atau dokter spesialis
  • Perawat

Sementara itu, untuk PPIH Kesehatan Arab Saudi dan Tenaga Kesehatan Bandara, kebutuhan tenaga kesehatan dibagi berdasarkan tim pelayanan.

Tim Kesehatan KKHI

Formasi yang dibutuhkan antara lain dokter dan berbagai dokter spesialis, meliputi:

  • Dokter
  • Dokter spesialis konservasi gigi
  • Dokter spesialis anestesi
  • Dokter spesialis bedah umum
  • Dokter spesialis emergency medicine
  • Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah
  • Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi
  • Dokter spesialis kedokteran jiwa
  • Dokter spesialis kedokteran penerbangan
  • Dokter spesialis ortopedi
  • Dokter spesialis penyakit dalam
  • Dokter spesialis paru
  • Dokter spesialis saraf
  • Perawat
  • Perawat jiwa
  • Apoteker atau tenaga vokasi farmasi
  • Elektromedis
  • Ahli tenaga laboratorium medis
  • Tenaga rehabilitasi medik
  • Radiografer
  • Tenaga sanitasi lingkungan
  • Perekam medis dan informasi kesehatan
  • Tenaga pencegahan dan pengendalian infeksi

Tim Kesehatan Sektor

Untuk pelayanan kesehatan di sektor, formasi yang disiapkan mencakup:

  • Dokter spesialis paru
  • Dokter spesialis jantung
  • Dokter spesialis penyakit dalam
  • Dokter spesialis emergency medicine
  • Dokter spesialis kedokteran jiwa
  • Perawat
  • Tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku
  • Apoteker atau tenaga vokasi farmasi

Adapun Tim Kesehatan Sektor Khusus membutuhkan:

  • Dokter
  • Perawat

Pendaftaran Dilakukan Secara Online

Calon peserta yang ingin mengikuti seleksi harus melakukan pendaftaran melalui portal resmi petugas haji.

Satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) hanya dapat digunakan untuk membuat satu akun pendaftaran.

Secara umum, proses pendaftaran dilakukan dengan membuat akun, melengkapi data diri, kemudian mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.

Portal resmi pendaftaran petugas haji dapat diakses melalui https://petugas.haji.go.id/ 

Peserta juga perlu memastikan seluruh data dan dokumen yang dimasukkan telah sesuai sebelum menyelesaikan proses pendaftaran.

Apa Saja Syaratnya?

Persyaratan resmi dapat berbeda berdasarkan formasi yang dipilih. Namun, ketentuan rekrutmen tenaga kesehatan haji pada dasarnya mensyaratkan calon petugas memenuhi persyaratan umum dan persyaratan khusus sesuai bidang tugas.

Dalam pedoman rekrutmen tenaga kesehatan haji, persyaratan umum antara lain beragama Islam, sehat jasmani dan rohani, tidak sedang tersangkut perkara hukum, memiliki identitas yang sah, memperoleh izin dari atasan atau pemberi kerja, serta mampu berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dan/atau bahasa Arab maupun bahasa Inggris.

Pedoman tersebut juga memuat batas usia dan ketentuan khusus sesuai kebutuhan penugasan.

Untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan, persyaratan khusus dapat mencakup kepemilikan Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) atau dokumen yang setara sesuai profesinya.

Tenaga yang memiliki sertifikat kegawatdaruratan juga dapat menjadi nilai yang diutamakan sesuai ketentuan formasi.

Karena persyaratan dapat disesuaikan dengan kebutuhan seleksi tahun berjalan dan formasi yang dipilih, calon peserta disarankan membaca pengumuman resmi secara menyeluruh sebelum mengunggah dokumen.

Tahapan Seleksi Petugas Kesehatan Haji 2027

Setelah masa pendaftaran berakhir, proses rekrutmen akan berlanjut ke tahapan seleksi berikutnya.

Berdasarkan informasi yang beredar terkait seleksi 1448 H/2027 M, Computer Assisted Test (CAT) dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus 2026.

Selanjutnya, peserta akan menjalani Medical Check Up (MCU) yang dijadwalkan pada 3-8 September 2026.

Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyaringan calon petugas sebelum nantinya ditetapkan untuk menjalankan tugas pelayanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia.

Petugas Kesehatan Punya Peran Penting

Keberadaan petugas kesehatan menjadi salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan ibadah haji. Jemaah Indonesia membutuhkan pelayanan kesehatan selama berada di tanah air, perjalanan, hingga menjalankan rangkaian ibadah di Arab Saudi.

Kemenhaj sendiri menempatkan petugas haji sebagai bagian penting dalam memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan optimal.

Pada penyelenggaraan haji sebelumnya, penguatan kemampuan fisik dan mental petugas juga menjadi perhatian dalam proses pembekalan.

Pelayanan kesehatan tersebut menjadi semakin penting karena kondisi jemaah haji memiliki kebutuhan medis yang beragam.

Karena itu, tenaga kesehatan yang terlibat tidak hanya dituntut memiliki kompetensi profesional, tetapi juga mampu bekerja dalam situasi pelayanan yang dinamis dan melibatkan jemaah dalam jumlah besar.